Wakil Presiden Gibran Hadir di Dharmasanti Waisak Borobudur

Fitri A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Wakil Presiden Gibran Hadir di Dharmasanti Waisak Borobudur

Gambar atau konten salah?

Wakil Presiden Gibran Rakabuming hadir di Dharmasanti Waisak Nasional yang diadakan di Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Mei 2026. Acara ini menandai perayaan Hari Raya Waisak bagi umat Buddha di Indonesia.

Di sela-sela sambutannya, Gibran menyampaikan ucapan selamat kepada semua umat Buddha. Ia berkata, “Pertama-tama, saya ingin menyampaikan selamat Hari Raya Waisak 2570 BE kepada seluruh saudara-saudara umat Buddha di seluruh Tanah Air. Semoga kebahagiaan, kedamaian, kesehatan, dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita semua,

Selanjutnya, Gibran menyalurkan salam dari Presiden Prabowo Subianto yang tidak dapat hadir. Ia mengutip pesan Presiden: “Saya juga ingin menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden untuk Bapak Ibu semua yang hadir di sini. Beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena belum bisa hadir di tengah Bapak Ibu semua malam ini. Namun, harapan dan kecintaan beliau tetap besar bagi seluruh umat Buddha di Indonesia,

Gibran mengucapkan terima kasih atas kontribusi umat dalam menjaga harmoni sosial. Ia menekankan pentingnya kegiatan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menambahkan, “Perayaan Waisak di Borobudur malam ini tidak hanya sebagai perayaan keagamaan. Tetapi, juga menjadi simbol kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian, yang menghargai keberagaman, serta mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan,

Pesan perdamaian menjadi inti pembicaraannya. Gibran mengingatkan bahwa persatuan bangsa sangat dibutuhkan. Ia menyatakan, “Indonesia sebagai bangsa yang besar tentu membutuhkan persatuan, dan perdamaian sebagai salah satu modal kuat dalam melakukan pembangunan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian, memperkuat semangat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menjaga persaudaraan lintas agama. Nilai-nilai luhur Buddha seperti cinta kasih atau metta, kasih sayang, karuna, dan kebijaksanaan, panna, sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks seperti saat ini. Mari kita wariskan kepada anak dan cucu kita Indonesia yang lebih rukun, lebih adil, lebih sejahtera dan lebih bermartabat,

Acara ini menegaskan bahwa perayaan Waisak di Borobudur bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan panggilan untuk memperkuat persatuan dan perdamaian di tengah keberagaman Indonesia.

Waisak NasionalGibran RakabumingCandi BorobudurPresiden Prabowo SubiantoPerdamaian dan ToleransiUmat Buddha IndonesiaKeberagaman Indonesia

Komentar

Memuat komentar...