Wali Kota Bandung Mulai Pulih Usai Dirawat
Gambar atau konten salah?
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, memberikan keterangan terbaru mengenai kondisi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit pada malam sebelumnya, kesehatan Farhan dilaporkan mulai pulih.
"Pak Wali Alhamdulillah sekarang sudah baikan ya, tapi beliau memang harus tetap ada proses pemeriksaan lagi," kata Iskandar saat menghadiri acara Asia Afrika Festival pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Farhan diketahui dilarikan ke rumah sakit setelah kondisi kesehatannya menurun pada Jumat sore, 10 Juli 2026. Saat itu, ia bahkan harus dibawa menggunakan brankar dan dipasangi infus ketika dipindahkan ke mobil ambulans.
Iskandar menjelaskan bahwa Farhan tidak bisa hadir dalam acara Asia Afrika Festival karena alasan kesehatan. "Karena dengan kemarin mendadak sakit, kita juga harus tahu penyebabnya. Jadi mohon maaf bahwa hari ini Pak Wali tidak bisa hadir pada acara ini," ucapnya.
Hingga saat ini, Iskandar mengaku belum mendapatkan diagnosis pasti mengenai penyebab sakit Farhan. Namun, ia menduga bahwa orang nomor satu di Kota Bandung itu mengalami kelelahan akibat jadwal yang sangat padat.
"Ya tahulah, ya, dari subuh bahkan dari malam, kadang-kadang jam 02.00 malam, kan beliau melihat-lihat termasuk berapa penertiban yang ada di Pusdai. Kemudian bersih-bersih, dan kemarin padat keluar kota ke Jakarta," ungkap Iskandar.
Ia melanjutkan, "Balik lagi ke sini ya jadi acara padat itu menyebabkan memang kondisi badan sebenarnya kurang fit ya. Saya belum tahu, karena kan nanti dokternya belum ada eh mungkin belum eh dari diagnosanya belum kita belum tahu kabarnya."
Kondisi kesehatan Farhan menurun setelah serangkaian aktivitas yang melelahkan, termasuk rapat larut malam, peninjauan penertiban di Pusdai, kegiatan bersih-bersih, serta perjalanan dinas ke Jakarta. Semua itu membuat tubuhnya tidak dalam kondisi prima. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti sakit yang dialaminya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
