Wanita Jakarta Hemat: Nasi Lemak Sehari, Tabungan Ribu Rupiah
Gambar atau konten salah?
Di Jakarta, seorang wanita memutuskan untuk hidup sangat hemat. Ia memilih untuk hanya membeli nasi lemak seharga Rp 11.154 setiap hari selama satu bulan penuh.
Gaya hidup memengaruhi pengeluaran. Jika seseorang memilih gaya mewah, pengeluaran meningkat. Sebaliknya, memilih gaya sederhana dapat menekan biaya. Begitulah kisah wanita ini, yang memposting di Threads tentang bagaimana ia mengelola sisa uangnya.
Ia mengungkapkan bahwa di rekeningnya tersisa RM 718,92 atau Rp 3.211.107. Dengan jumlah tersebut, ia harus menahan diri sampai akhir bulan. Ia memutuskan untuk tidak sarapan, hanya minum air putih. Untuk makan siang, ia membeli satu bungkus nasi lemak yang berisi dua telur rebus seharga RM 2,50 atau Rp 11.154.
Menurut perhitungannya, menghabiskan RM 2,50 setiap hari selama satu bulan berarti total pengeluaran RM 75 atau Rp 334.992 hanya untuk makan siang. Ia juga berhenti belanja dan jarang pergi bersama teman.
Setelah unggahannya mendapat banyak perhatian, ia menjelaskan bahwa ia belum memasukkan pengeluaran lain seperti bensin dan kebutuhan pokok. Ia juga memaksa diri menabung dana darurat sebesar RM 500 atau Rp 2.233.600 setiap bulan.
Menanggapi komentar yang menganggap sisa uang RM 700 atau Rp 3.127.040 cukup besar, ia menjelaskan bahwa uang tersebut tidak sepenuhnya untuk dirinya sendiri. Ia berkata, “Saya punya empat adik. Terkadang saya juga memberi uang untuk keluarga. Uang ini tidak hanya 100% untuk saya sendiri,” ujarnya.
Ia menutup unggahan dengan doa agar semua orang diberi kemudahan dan keberkahan dalam rezeki mereka.
Reaksi netizen beragam, khususnya warga Malaysia. Beberapa menyarankan agar ia memasak di rumah untuk lebih hemat. Salah satu netizen menyarankan membeli seekor ayam utuh dari Baker's Cottage seharga RM 19 atau Rp 84.876. Ayam tersebut dapat bertahan sekitar satu minggu, cocok dipadukan dengan telur rebus dan nasi rumahan.
Netizen lain menyarankan membeli sayuran dan buah-buahan pada hari Senin malam karena banyak diskon. Ada juga yang menawarkan resep sederhana seperti nasi goreng, ikan, dan sayuran. Mereka menambahkan bahwa makanan rumahan bisa lebih bergizi dan hemat biaya dalam jangka panjang.
Di sisi lain, ada netizen yang merasa senasib. Ia mengatakan bahwa ia juga harus menabung RM 3.000 atau Rp 13.346.214 setiap bulan untuk tabungan haji dan keperluan lainnya.
Namun, tidak semua setuju dengan sikap terlalu ketat. Menabung memang penting, tetapi beberapa netizen berpendapat seseorang tidak perlu terlalu keras terhadap diri sendiri.
Kesimpulannya, kisah wanita ini menunjukkan bagaimana pengelolaan uang sederhana dapat membantu mencapai tujuan keuangan. Meskipun ia menahan diri dari pengeluaran besar, ia tetap menabung untuk kebutuhan mendesak dan memberi dukungan kepada keluarga. Pendekatan ini menarik perhatian banyak orang, yang kemudian berbagi saran dan pengalaman mereka sendiri tentang cara hemat. Dengan strategi sederhana, ia menunjukkan bahwa hidup lebih sederhana tidak selalu berarti mengorbankan kenyamanan, melainkan memilih prioritas yang jelas dalam pengeluaran sehari‑harinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
