Wanita Mamuju Ditandui 8 Jam ke Puskesmas Seko Barat

Bayu K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 100 dibaca
Bisik.id
Wanita Mamuju Ditandui 8 Jam ke Puskesmas Seko Barat

Gambar atau konten salah?

Seorang wanita yang sedang sakit di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ditandui berjam‑jam ke Puskesmas Seko Barat di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Kejadian ini menjadi viral setelah video ditayangkan di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Seko Barat pada Rabu, 22 April 2026. Wanita sakit berasal dari Dusun Patudaan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Mamuju. Masyarakat memilih puskesmas tersebut karena jaraknya lebih dekat meski akses jalan tetap sulit.

Menurut Camat Kalumpang, Bram Tosilo, ia belum pernah melihat video wanita tersebut. Namun ia menegaskan bahwa jalan di Dusun Patudaan rusak parah dan tidak dapat dilalui kendaraan dari pusat desa. Bram Tosilo berkata, “Saya belum lihat, cuma itu saya kasih penjelasan kalau Dusun Patudaan itu memang jaraknya cukup jauh, itu wilayah Desa Karama tetapi jaraknya cukup jauh dari pusat Desa Karama.”

Ia menambahkan bahwa di Desa Karama memang terdapat puskesmas di pusat desa yang memiliki fasilitas sangat baik. Meski begitu, ia menyatakan akses jalan di beberapa dusun di Desa Karama masih memprihatinkan. “Dusun Patudaan bahkan harus menempuh 8 jam jalan kaki naik turun gunung ke pusat desa,” ujarnya. “Kalau kita jalan kaki itu ya mungkin sekitar itu waktu 8 jam‑an (dari Dusun Patudaan ke pusat Desa Karama). Inilah kondisi Kalumpang yang memang ada beberapa dusun‑dusunnya itu yang memang jauh dari pusat desa,” jelasnya.

Bram menduga warga sakit di Dusun Patudaan ditandui ke Puskesmas Seko Barat di Luwu Utara karena jarak tempuhnya lebih dekat. Meski begitu, warga tetap harus melewati medan jalan yang sulit. “Mungkin mereka berpikir jaraknya turun ke (Desa) Karama ini dibandingkan ke Seko mungkin lebih dekat (ke Seko). (Infonya juga) memang itu di Patudaan itu dengan masyarakat yang ada di Seko itu mereka berinteraksi agak sering,” tuturnya.

Video beredar menunjukkan wanita sakit ditandui sejumlah pria melewati jalan setapak di tengah hutan. Warga yang menandu juga melintasi medan terjal naik turun gunung. Mereka terlihat sesekali berjalan pelan saat melintasi jalan setapak, secara bergantian menandui wanita sakit tersebut.

Seorang nakes menulis di unggahan yang viral, “Di sebuah kampung di Provinsi Sulawesi Barat ada kisah yang jarang terdengar namun sarat makna, beberapa waktu lalu seorang warganya harus ditandu. Ia dibawa ke salah satu puskesmas di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Puskesmas Seko Barat, tempat kami bekerja.”

Video tersebut menjadi contoh nyata betapa sulitnya akses layanan kesehatan di daerah terpencil. Masyarakat harus menempuh rute panjang dan melewati medan yang tidak rata, bahkan menuruni gunung, demi mendapatkan perawatan medis. Kejadian ini menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur jalan di wilayah-wilayah yang masih terisolasi, sekaligus menegaskan peran tenaga kesehatan dalam menghubungkan pasien dengan fasilitas medis yang lebih lengkap.

Puskesmas Seko BaratKabupaten Luwu UtaraDusun Patudaanakses jalan sulitvideo viraltenaga kesehataninfrastruktur jalan

Komentar

Memuat komentar...