300 Bibit Pohon Tanam di Jangkrik, Gianyar Rayakan Hari Bumi
Gambar atau konten salah?
300 bibit pohon berbagai varietas ditanam di Setra Desa Adat Bukit Jangkrik, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Bali. Penanaman ini dilakukan sebagai peringatan Hari Bumi.
Acara berlangsung pada 22 April 2026 dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” kata Widya Utama dalam keterangannya.
Hari Bumi tahun ini diperingati dengan tema Our Power, Our Planet. Tema tersebut menekankan pentingnya kekuatan individu dan kolektif untuk memicu perubahan positif bagi bumi. Ajakan ini ditujukan kepada semua elemen masyarakat agar aktif menjaga lingkungan.
Perubahan iklim, seperti kebakaran hutan dan kekeringan, menjadi peringatan bagi masyarakat Gianyar. Mereka diingatkan untuk terus peduli dengan kelestarian alam.
“Peringatan Hari Bumi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan,” tambah Widya Utama.
Penanaman ratusan bibit pohon tidak hanya satu kali seremonial. Rencana akan terus dilanjutkan, termasuk pembibitan awal sebagai langkah awal program penghijauan di desa adat se-Kabupaten Gianyar.
Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menyiapkan satu pohon berukuran besar. “Nanti, setiap OPD diharapkan menyiapkan satu pohon besar sebagai bagian dari pembangunan hutan kota,” ujarnya.
Inisiatif ini menandai upaya berkelanjutan dalam memperkuat hutan kota Gianyar, sekaligus mengingatkan pentingnya peran setiap warga dalam menjaga bumi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
