7 Juni 2026: Hari ala ayuning dewasa, tidak cocok pernikahan
Gambar atau konten salah?
Minggu, 7 Juni 2026 menandai hari sebagai ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.
Istilah ini dipakai oleh masyarakat Hindu di Bali untuk menilai apakah suatu hari baik atau tidak bagi pelaksanaan kegiatan adat dan ritual.
Berikut panduan ala ayuning dewasa yang diambil dari kalenderbali.org.
Carik Walangati menegaskan bahwa pada hari ini tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa / ngaben, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
Kala Pati: baik untuk membuat jerat dan memasangnya, serta pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan lainnya. (Alahing dewasa 3).
Kala Upa: baik untuk memulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).
Pepedan: baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
Salah Wadi: tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa / ngaben, nyekah, ngasti dll.). (Alahing dewasa 3).
Semut Sedulur: baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4).
Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Awidya. (iws/iws)
Dengan demikian, bagi yang merencanakan acara adat, hari ini menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan dengan cermat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
