ABK Tewas Saat Berobat di Dermaga Benoa, Denpasar, Meninggal

Ani R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 104 dibaca
Bisik.id
ABK Tewas Saat Berobat di Dermaga Benoa, Denpasar, Meninggal

Gambar atau konten salah?

Denpasar Selatan, pagi ini seorang ABK kapal KM Bandar Nelayan 31, berinisial NA, berusia 41 tahun, ditemukan tewas di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa. Korban sempat mengeluh pusing dan dirawat di klinik sebelum kematiannya.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, NA berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai ABK di kapal tersebut. Ia mengatakan, “Korban sebelumnya sempat mengeluh sakit pusing sejak Minggu sore dan sudah dibawa berobat ke klinik,” pada Senin, 11 Mei 2026.

Di lapangan, saksi melaporkan NA mulai merasakan sakit kepala pada pukul 16.00 Wita, Minggu, 10 Mei 2026. Rekan korban segera membawanya ke klinik di Jalan Pulau Moyo, Pedungan, untuk pemeriksaan medis. “Hasil pemeriksaan dokter saat itu korban didiagnosis mengalami vertigo dan diberikan beberapa jenis obat,” ujar saksi.

Namun, kondisi NA memburuk pada Senin, 11 Mei 2026, sekitar pukul 08.30 Wita. Ia muntah-muntah dan terlihat sempoyongan seperti orang mabuk. Salah satu saksi melihat NA terbaring di jalan dengan mulut mengeluarkan busa. Rekan-rekannya mencoba membawanya ke rumah sakit, namun sebelum kendaraan tiba, NA sudah tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal. “Namun sebelum sempat dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia,” tambah Adi.

Insiden ini terungkap ketika polisi menemukan jenazah di pinggir jalan Dermaga Barat. Posisi tubuhnya kepala mengarah ke selatan, kaki ke utara. Ia mengenakan celana jeans hitam, tidak memakai sandal. Beberapa obat masih utuh di tas selempangnya. Pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan pada tubuh.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus ini menyoroti pentingnya pemantauan kesehatan ABK yang sering mengalami stres dan kondisi medis yang tidak terduga di laut.

ABK kapalKM Bandar Nelayan 31Dermaga Baratvertigopusingkematian

Komentar

Memuat komentar...