Arus Balik Lebaran: 200.000 Pemudik Belum Kembali ke Bali
Gambar atau konten salah?
Arus balik Lebaran 2026 di perlintasan Jawa‑Bali dan Selat Bali masih bergerak perlahan. Menurut data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), masih ada sekitar 202.991 orang yang belum kembali ke Bali dari Pulau Jawa.
Angka tersebut berasal dari selisih antara jumlah pemudik yang keluar Bali pada masa arus mudik—dari H‑10 sampai H‑1—yang mencapai 494.678 orang, dengan jumlah warga yang sudah kembali ke Bali sejak H2 hingga Sabtu, 27 Maret 2026, yang baru mencapai 291.687 orang.
“Pergerakan masih tergolong lebih landai dibanding saat arus mudik. Belum seluruh pemudik kembali ke Bali,” ujar Manager Humas ASDP Pelabuhan Ketapang‑Gilimanuk, Bintang Felfian dalam keterangannya.
Tidak hanya penumpang, puluhan ribu kendaraan juga tercatat masih berada di luar Pulau Dewata. Hingga H+6, baru 85.021 kendaraan yang masuk ke Bali. Artinya, masih ada sekitar 73.343 kendaraan yang belum kembali jika dibandingkan dengan total 158.364 kendaraan yang keluar Bali saat arus mudik.
Hanya pada Sabtu, 28 Maret 2026 atau H+6, Posko Ketapang mencatat total penumpang sebanyak 49.523 orang (turun 12,4 % dibanding tahun lalu), kemudian sepeda motor sebanyak 8.925 unit (turun 15 %) dan mobil pribadi sebanyak 5.513 unit (turun 13 %).
Secara kumulatif, dari H‑10 sampai H+6, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 512.155 orang, atau mengalami penurunan 4,1 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, arus kendaraan dari Bali menuju Jawa pada H+6 justru menunjukkan tren peningkatan pada sektor sepeda motor dan truk. Tercatat ada 1.882 unit motor yang menyeberang ke Jawa (naik 24,5 %) dan 1.199 truk (naik 12,1 %). Secara total, kendaraan yang keluar dari Bali menuju Jawa pada H+6 mencapai 6.045 unit, naik 2,8 % dibandingkan tahun lalu.
Mengingat masih ada lebih dari 200 ribu pemudik yang belum kembali ke Bali, ASDP meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengatur jadwal perjalanan dengan bijak. Masyarakat diimbau untuk menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi hari ini guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.
“Kami juga mengingatkan pengguna jasa untuk memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di area pelabuhan untuk memperlancar arus kendaraan masuk ke areal pelabuhan,” tambah Bintang.
Dengan data ini, dapat dilihat bahwa arus balik Lebaran masih berlangsung perlahan, menandakan bahwa banyak pemudik dan kendaraan masih menunggu waktu yang tepat untuk kembali ke pulau dewata.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
