Balita 4 Tahun Tenggelam di Bak Air Buleleng, Desa Padangbulia
Gambar atau konten salah?
Tragedi menimpa balita di Buleleng pada 30 April 2026. Seorang anak laki‑laki berusia 4 tahun, Made Dede Swastika, ditemukan meninggal setelah tenggelam di bak penampungan air.
Bak tersebut terletak di bagian belakang rumah yang sedang dibangun menjadi area glamping di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Lokasi ini dikenal sebagai tempat bermain anak-anak setempat, dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Insiden terjadi sekitar pukul 13.00 WITA pada Kamis siang. Ayah korban, yang pulang kerja, mendengar dari anaknya yang lain bahwa Made tidak berada di rumah. Ia segera mencari di bagian belakang rumah.
Di sana, ia menemukan bak penampungan air. Sebelum kejadian, Made terlihat bermain di sekitar bak sambil membawa mainan pistol air. Ia diingatkan untuk pulang sekitar pukul 12.30 WITA.
Ayah korban mencoba menguras air di bak, namun tidak menemukan sang anak. Ia kemudian turun ke dalam bak dan meraba menggunakan kaki. “Di sudut timur bak, ayah korban merasakan tubuh anaknya,” kata Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng.
Setelah menemukan tubuh, ayah langsung mengangkatnya dan membawa ke RSUD Buleleng. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Pemeriksaan medis tidak menemukan tanda‑tanda kekerasan pada tubuh. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan unsur kekerasan. Ini murni musibah,” pungkas Diaz.
Keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkannya ke pihak kepolisian.
Peristiwa ini menyoroti risiko yang terkait dengan bak penampungan air di area pembangunan. Keselamatan anak menjadi perhatian utama bagi masyarakat setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
