BBM Pertalite: Batas 50 Liter per Kendaraan MyPertamina

Sinta R. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 132 dibaca
Bisik.id
BBM Pertalite: Batas 50 Liter per Kendaraan MyPertamina

Gambar atau konten salah?

Pengguna BBM subsidi di Indonesia kini harus memperhatikan batasan pembelian Pertalite. Pemerintah mengatur agar kendaraan pribadi tidak dapat membeli lebih dari 50 liter per hari. Pembelian ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan barcode yang didapat dari akun MyPertamina.

“Pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode mypertamina, dengan batas wajar 50 liter per kendaraan tapi ini tidak berlaku bagi kendaraan umum,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko dan Antisipasi Dinamika Global yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden.

Sejauh ini, tidak ada pembatasan yang menargetkan jenis kendaraan. Artinya, mobil apa pun dapat menggunakan Pertalite selama pemiliknya sudah memiliki barcode MyPertamina. Surat Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi juga tidak menambahkan batasan jenis kendaraan untuk pendaftar BBM RON 90.

Barcode MyPertamina diperoleh setelah kendaraan terdaftar dan lolos verifikasi. Di laman myPertamina tidak disebutkan kendaraan tertentu yang dilarang mendaftar. Jadi, siapa pun yang memiliki kendaraan pribadi dapat melanjutkan proses pendaftaran.

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuat akun MyPertamina:

  • Foto KTP pemilik, operator, atau pengemudi.
  • Foto STNK.
  • Foto kendaraan, diambil dari sudut depan agak miring ke samping, sekitar 45 derajat. Pastikan nomor polisi terbaca dan jumlah roda terlihat jelas.

Setelah memiliki dokumen tersebut, ikuti tiga tahap berikut untuk mendapatkan barcode:

  1. Tahap Aktivasi Email

    Akses website subsiditepat.mypertamina.id dan pilih menu “Daftar Akun Baru”. Baca syarat dan ketentuan penggunaan BBM bersubsidi, lalu centang pernyataan yang muncul. Klik “Daftar Sekarang”.

    Isi data diri: nama lengkap, NIK KTP, nomor telepon, alamat email, dan kata sandi. Setelah mengklik “Buat Akun”, sistem mengirimkan tautan aktivasi ke email Anda dalam waktu maksimal 1x24 jam. Buka email, klik tombol “Aktivasi Alamat Email”, lalu masuk kembali ke akun.

  2. Tahap Verifikasi Data Diri

    Masuk menggunakan NIK dan kata sandi. Pilih metode pengiriman OTP, baik melalui email maupun SMS. OTP SMS dapat dikirim maksimal 3x per hari. Jika batas tercapai, OTP otomatis dikirim lewat email.

    Setelah login, lengkapi data diri dan alamat sesuai formulir. Pastikan foto KTP terlihat jelas. Periksa kembali semua data, lalu klik “Verifikasi Data Diri”. Jika disetujui, Anda akan menerima email konfirmasi dan dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

  3. Verifikasi Data Kendaraan

    Pilih menu “BBM”, lalu “Unit Subsidi” dan klik “Tambah Unit”. Baca keterangan yang muncul, lalu klik “Oke, Saya Mengerti”.

    Siapkan data nopol, foto STNK, dan foto kendaraan. Unggah dokumen sesuai petunjuk. Pastikan foto STNK asli, terbaca jelas, dan tidak terpotong. Foto kendaraan harus menampilkan nomor polisi dan semua roda.

    Setelah mengunggah, Anda diminta membuat PIN Klaim. Buat PIN dengan angka yang mudah diingat. Klik “Submit Data Unit Kendaraan” dan tunggu proses pencocokan data, yang maksimal 14 hari kerja.

    Jika verifikasi berhasil, Anda akan menerima email konfirmasi. Anda juga dapat memeriksa status pendaftaran secara berkala di situs. Setelah disetujui, Anda dapat melihat QR Code dengan memasukkan PIN Klaim. Download QR Code dan simpan untuk transaksi di SPBU Pertamina. Pastikan QR Code tidak disalahgunakan.

Perlu diingat bahwa status pengguna subsidi tidak bersifat permanen dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, selalu periksa kebijakan terbaru sebelum melakukan pembelian.

Itu tadi cara mendaftar untuk mendapatkan barcode saat isi Pertalite. Jangan lupa juga, pastikan BBM Anda sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Jangan sampai Anda mendaftar beli Pertalite, tetapi mobil Anda seharusnya menggunakan BBM dengan RON spesifikasi di atasnya.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna dapat memperoleh akses ke BBM subsidi secara teratur, sambil tetap mematuhi batasan yang ditetapkan pemerintah. Hal ini membantu menjaga distribusi BBM yang adil dan mengurangi potensi penyalahgunaan.

BBM subsidiPertaliteMyPertaminabarcodebatas 50 literverifikasiSPBU Pertamina

Komentar

Memuat komentar...