BGN Bali Jaga Program MBG 6 Hari Minggu Meski Krisis Energi
Gambar atau konten salah?
Badan Gizi Nasional (BGN) Bali mengumumkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan enam hari setiap minggu, meski ada penyesuaian kebijakan dari Kepala BGN, Dadan Hindayanan. Penyesuaian ini dipicu oleh dampak krisis energi global yang disebabkan konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Koordinator BGN Bali, Risca Christina, menegaskan tidak ada pengurangan hari pemberian MBG. Menurutnya, pelaksanaan program disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) di masing-masing sekolah.
"Tidak ada pengurangan hari. Kepala SPPG berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait KBM di sekolah tersebut. Jika KBM berlangsung sampai Sabtu, MBG tetap diberikan," ujar Risca saat dihubungi, Senin, 06 April 2026.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini dirancang supaya setiap siswa tetap menerima makanan siap santap. Dengan demikian, program menghindari pemberian menu kering yang pernah menjadi kekhawatiran.
"Ini untuk menghindari pemberian makanan kering, sehingga peserta didik tetap mendapatkan menu siap santap," imbuhnya.
Selain siswa, skema pemberian MBG selama enam hari juga berlaku bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Risca memastikan tidak ada perubahan dalam pelaksanaan program untuk kelompok tersebut.
"Skema pemberian MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak terpengaruh. Pemberian tetap 6 hari," tandas Risca.
Dengan kebijakan ini, BGN Bali berharap semua peserta program dapat menikmati makanan bergizi tanpa gangguan, meski situasi energi global tetap menantang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
