Buda Julungwangi Umumkan Padi Bisa Tanam di Hari Baik 3 Juni
Gambar atau konten salah?
Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, Buda Umanis Julungwangi mengumumkan bahwa hari ini dianggap baik untuk menanam padi menurut ala ayuning dewasa. Berdasarkan perhitungan kalender Bali, hari ini termasuk dalam kategori hari baik.
Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali untuk menentukan baik buruknya hari dalam melakukan kegiatan adat dan ritual. Hal ini penting bagi para petani yang ingin memulai musim tanam.
Berikut beberapa contoh aktivitas yang dianggap baik atau tidak pada hari ini:
- Cintamanik. Baik untuk melakukan upacara potong rambut. (Alahing dewasa 3). Kegiatan ini biasanya dilakukan pada pagi hari.
- Geni Rawana. Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2). Pekerjaan ini dianggap membawa risiko jika dilakukan pada hari ini.
- Kajeng Uwudan. Tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. (Alahing dewasa 2). Aktivitas ini dianggap kurang beruntung.
- Kala Bangkung, Kala Nanggung. Tidak baik untuk mulai memelihara ternak. (Alahing dewasa 4). Peternak biasanya menunda kegiatan ini.
- Kala Dangu. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. (Alahing dewasa 3). Pindahan dianggap tidak menguntungkan.
- Kala Tampak. Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3). Pasangan biasanya menunda pernikahan.
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3). Pembuatan besi dianggap tidak sesuai.
- Sedana Yoga. Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. (Alahing dewasa 2). Pedagang biasanya memanfaatkan hari ini.
- Srigati. Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. (Alahing dewasa 4). Penyimpanan padi dianggap aman.
- Srigati Turun. Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi, menghaturkan yadnya di lumbung, menanam kelapa, mulai membuat barang dagangan. (Alahing dewasa 4). Aktivitas ini dianggap menguntungkan.
Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Sadayatana. (iws/iws)
Perlu dicatat bahwa beberapa aktivitas tidak disarankan pada hari ini. Sumber informasi: kalenderbali.org.
Kalendar Bali membantu masyarakat menentukan hari yang baik untuk berbagai kegiatan, termasuk pertanian, upacara, dan bisnis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah