Buleleng Percepat Fasilitas Panjat Tebing Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Proyek peningkatan fasilitas panjat tebing di Kabupaten Buleleng kini mulai bergerak. Setelah lama terhenti, pemerintah menargetkan pemenang tender sudah ditetapkan pada Juni 2026 agar pekerjaan fisik dapat dimulai secepatnya.
Menurut Kepala Dinas PUTR dan Perkim Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, proses masih berada di tahap finalisasi detail engineering design (DED). Ia mengatakan, “Kalau semua berjalan lancar, astungkara Juni sudah ada pemenang tender.”
Sejak sempat terhenti, proyek ini tidak menemukan rekanan karena pagu anggaran masih Rp 1 miliar. Kondisi tersebut diperkirakan disebabkan oleh pertimbangan teknis di lapangan dan harga pekerjaan yang belum realistis. Untuk memperbaiki situasi, pemerintah menaikkan pagu menjadi Rp 1,5 miliar, yang bersumber dari APBD Buleleng, serta menyesuaikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) mengikuti kenaikan harga material.
Adipta menegaskan pentingnya memastikan perencanaan realistis dan sesuai kondisi lapangan. Setelah tender, ia akan intens berkomunikasi dengan rekanan. Tender direncanakan dimulai pada minggu kedua Mei 2026, dan prosesnya diharapkan selesai sebelum akhir bulan tersebut.
Proyek ini diperkirakan berlangsung selama 5 bulan. Fokus utamanya adalah memperbaiki dinding panjat tebing dan menambah fasilitas pendukung, termasuk kamar mandi khusus atlet. Peningkatan ini dianggap mendesak karena Buleleng memiliki atlet panjat tebing yang sudah berkompetisi di level internasional.
Selain itu, kesiapan venue penting karena Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027. Peningkatan fasilitas diharapkan dapat meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi besar.
Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, menyambut positif percepatan proyek tersebut. Ia menilai pembenahan sarana akan berdampak langsung pada kualitas latihan atlet. “Fasilitas yang memadai tentu sangat menunjang pembinaan dan performa atlet,” ujarnya.
Supriatna juga menginformasikan bahwa pihaknya telah mengajukan bantuan ke Kemenpora dan FPTI Pusat, berharap ada dukungan lebih lanjut. Di sisi lain, Pemkab Buleleng merencanakan renovasi Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja yang akan difungsikan sebagai venue biliar. Pengembangan fasilitas olahraga lainnya akan dirancang lebih lanjut melalui perubahan anggaran maupun program induk pada 2027.
Harapannya semua venue memenuhi standar dan memberi kenyamanan bagi atlet saat bertanding, pungkasnya. Proyek ini menunjukkan komitmen daerah untuk mendukung atlet lokal dan mempersiapkan event besar di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris