Bupati Tabanan Tegaskan TPA Mandung Aman 5 Tahun Selama
Gambar atau konten salah?
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menegaskan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, masih aman menampung sampah hingga lima tahun ke depan. Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah di kabupaten masih dalam kondisi terkendali.
“Persoalan sampah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya pada hari Rabu, 25 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa meski TPA Mandung masih aman, pengelolaan sampah harus dimaksimalkan dari hulu hingga hilir.
Menurut Sanjaya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk program pengurukan dan pendampingan teknis. Pemerintah pusat memeriksa status TPA Mandung dan menilai masih berada di zona hijau.
“Secara umum tidak ada masalah. TPA Mandung masih aman sampai lima tahun ke depan. Tapi kita tetap fokus pengelolaan di hulu, seperti penguatan TPS3R dan kerja sama dengan desa adat serta desa dinas,” tambahnya.
Ia juga menyebut arahan dari Gubernur Bali, Wayan Koster, yang menargetkan pada 2027 seluruh daerah mampu mengelola sampah secara mandiri. “Untuk itu, Tabanan terus memperkuat sistem pengelolaan berbasis sumber,” tegasnya.
Sanjaya menyoroti bahwa pengelolaan sampah di Tabanan mendapat perhatian positif dari pemerintah pusat. Sistem pengelolaan dianggap sudah berjalan baik, termasuk keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang tersebar di berbagai wilayah.
Ia juga mencatat keterlibatan masyarakat desa cukup tinggi. Banyak desa telah mengembangkan konsep teba modern dan teba desa serta melakukan koordinasi aktif dalam pengelolaan sampah berbasis desa adat dan desa dinas.
Dengan berbagai upaya tersebut, Sanjaya optimistis Tabanan mampu mencapai target pengelolaan sampah mandiri sebelum 2027.
Pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, serta dukungan teknis dan kebijakan, menjadi kunci keberhasilan Tabanan dalam menjaga kebersihan dan lingkungan. TPA Mandung tetap menjadi titik fokus, namun upaya bersama masyarakat dan pemerintah menambah ketahanan sistem pengelolaan sampah di kabupaten ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
