CNG 3kg Uji Coba, Target Ganti LPG 3kg Masih Dalam Latihan

Bambang W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 97 dibaca
Bisik.id
CNG 3kg Uji Coba, Target Ganti LPG 3kg Masih Dalam Latihan

Gambar atau konten salah?

CNG 3 kg sedang diuji coba oleh ESDM sebagai pengganti LPG 3 kg. Pada Rabu (06 Mei 2026), Menteri Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa pemerintah masih melakukan latihan dan uji coba tabung CNG berkapasitas 3 kg sebelum produk ini dipasarkan ke masyarakat.

"CNG ini untuk 3 kg, masih kami melakukan exercise dan uji coba terhadap tabungnya," ujar Menteri Bahlil Lahadalia saat bertemu wartawan di kantor ESDM. Ia menambahkan bahwa CNG biasanya diproduksi dalam tabung berukuran 12 kg dan 20 kg, namun rencana pemerintah adalah memanfaatkan bentuk ini untuk menggantikan LPG 3 kg.

Menurut Bahlil Lahadalia, impor LPG mencapai 8,6 juta ton per tahun, yang menimbulkan beban devisa sekitar Rp 130 sampai Rp 140 triliun. Ia menegaskan bahwa subsidi negara untuk LPG mencapai Rp 80 sampai Rp 87 triliun. "Bayangkan kita impor per tahun itu 8,6 juta ton untuk konsumsi. Di saat bersamaan, devisa kita setiap tahun hanya untuk membeli LPG saja sekitar Rp 130 sampai Rp 140 triliun. Apalagi kalau harga minyak dunia seperti sekarang, itu pasti lebih besar lagi. Subsidi kita, itu Rp 80 sampai Rp 87 triliun," jelasnya.

Bahlil Lahadalia menekankan bahwa tidak ada cara lain selain mencari solusi efisien agar bahan baku lokal dapat dikonversi menjadi CNG yang dapat menggantikan LPG. "Nah, tidak ada cara lain dalam rangka efisiensi adalah kita mencari akal agar bahan baku yang ada di negara kita itu bisa dikonversi untuk mengganti LPG. Kira-kira gitu," tambahnya.

Menteri tersebut menegaskan bahwa pemerintah tetap akan memberikan subsidi untuk CNG sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa subsidi ini bertujuan membantu rakyat. "Arahan Bapak Presiden, baik itu CNG maupun LPG akan selalu mengedepankan untuk membantu rakyat yang memang harus kita bantu. Dengan demikian, subsidi saya pastikan masih menjadi yang harus dilakukan untuk rakyat ya," kata Bahlil Lahadalia.

Ia mengajak masyarakat agar berharap harga CNG dapat setara dengan LPG. "Doakan seperti itu ya. Minimal sama (harganya dengan LPG)." sampaikan Menteri.

CNG merupakan gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi, biasanya di atas 200 bar, untuk memudahkan penyimpanan dan distribusi melalui transportasi. Gas alam tersebut terdiri dari metana, etana, propana, dan butana, namun CNG umumnya berisi metana dengan kadar lebih dari 95 %. CNG dianggap sebagai solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat. Dengan tekanan tinggi, CNG menawarkan alternatif yang bersih dan efisien dibandingkan bahan bakar konvensional seperti bensin atau solar.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan menekan beban devisa. Selain itu, subsidi yang dijanjikan diharapkan menjaga harga CNG tetap terjangkau bagi konsumen. Perubahan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya gas alam dalam negeri.

Uji coba CNG 3 kg merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan impor LPG dan memanfaatkan gas alam lokal. Dengan subsidi yang terus dijaga, harapan masyarakat adalah harga CNG dapat bersaing dengan LPG sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

CNG 3 kgLPG imporsubsidi energigas alamESDMPrabowo Subiantobeban devisaefisiensi

Komentar

Memuat komentar...