Daihatsu Rocky Hybrid: Penjualan Rendah, Potensi Tinggi
Gambar atau konten salah?
Daihatsu Rocky Hybrid menjadi mobil elektrifikasi pertama yang dipasarkan oleh Daihatsu di Indonesia. Mobil ini masih diimpor utuh dari Jepang dan dijual dengan harga Rp 299.850.000 OTR di wilayah DKI Jakarta.
Sejak peluncurannya pada tahun 2025, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) belum mencapai satu ribu unit. Pada konferensi pers di BSD Tangerang, 20 Mei 2026, Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menyatakan, “SPK Daihatsu Rocky Hybrid sudah 750, dari Juli (2025) sampai April 2026.”
Tri Mulyono, Kepala Divisi Marketing and Customer Relations PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, menambahkan, “Di kita dari penjualan kita kan sudah mulai first delivery dari bulan November pada saat GJAW. Iya, sekitar itu 400-an.”
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan Rocky Hybrid telah terdistribusi ke dealer sebanyak 280 unit antara Januari dan April 2026. Sri Agung Handayani menambahkan, “Dan mungkin suplai terbesarnya seratusan lebih mulai di bulan ini ya.”
Daihatsu Rocky e‑Smart Hybrid menggunakan sistem serial hybrid, berbeda dengan sistem paralel yang umum dipakai oleh Toyota Hybrid System. Pada konfigurasi ini, motor listrik menggerakkan roda kendaraan, sementara mesin pembakaran tidak langsung terhubung ke roda.
Mesin 1.2L (WA‑VEX) berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya motor listrik. Motor listrik menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS dan torsi maksimum 170 Nm, menjadikan Rocky Hybrid memiliki torsi terbesar di kelasnya dengan akselerasi yang sangat responsif.
Baterai Rocky Hybrid memiliki kapasitas 0,74 kWh, enam kali lebih besar dibandingkan mobil lain di kelasnya. Kapasitas ini setara dengan baterai hybrid SUV medium yang beredar saat ini.
Efisiensi bahan bakar Rocky Hybrid mencapai 28 km/l dengan mode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle). Dalam pengujian JC08 (Japan Cycle 08), mobil ini dapat mencapai hingga 34,8 km/l, menunjukkan performa yang baik untuk penggunaan perkotaan.
Selain efisiensi, Rocky Hybrid juga rendah emisi. Kendaraan ini hanya menghasilkan 83 gram CO₂/km, menandakan kontribusi positif terhadap lingkungan.
Secara keseluruhan, Daihatsu Rocky Hybrid menawarkan pendekatan hybrid yang berbeda, dengan sistem serial, baterai besar, dan konsumsi bahan bakar yang kompetitif. Meskipun belum mencapai volume penjualan yang tinggi, distribusi yang terus bertambah dan data performa menunjukkan potensi pasar yang menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi dan teknologi baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
