Denpasar 17 Mei: Hari Baik Ala Ayuning Dewasa Adat
Gambar atau konten salah?
Minggu, 17 Mei 2026 di Denpasar, hari ini dianggap ala ayuning dewasa menurut penanggalan kalender Bali. Hari ini termasuk dalam kategori hari baik untuk beberapa kegiatan adat.
Di Bali, masyarakat Hindu menggunakan ala ayuning dewasa untuk menilai apakah suatu hari cocok untuk memulai usaha, membangun rumah, atau melakukan upacara. Penanggalan ini didasarkan pada perhitungan khusus yang mengkategorikan hari-hari menjadi baik atau tidak baik untuk berbagai aktivitas.
Berikut rincian ala ayuning dewasa pada tanggal tersebut, berdasarkan data yang dikutip dari kalenderbali.org:
- Amerta Yoga – Baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan. (Alahing dewasa 1)
- Babi Munggah – Tidak baik untuk bercocok tanam. (Alahing dewasa 4)
- Carik Walangati – Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
- Dewasa Ngelayang – Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. (Alahing dewasa 2)
- Kala Penyeneng – Baik untuk membuat peraturan-peraturan, awig-awig, membuat tempat penyimpanan harta benda. (Alahing dewasa 3)
- Kala Sarang – Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja (Alahing dewasa 3)
- Rangda Tiga – Tidak baik melakukan upacara pawiwahan. (Alahing dewasa 3)
- Rekatadala Ayudana – Baik untuk menanam tanaman yang beruas/berbuku, melakukan dana punia (beramal). (Alahing dewasa 2)
- Upadana Amerta – Baik untuk menanam suatu tanaman, membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. (Alahing dewasa 2)
Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Wedana (nor/nor) juga tercatat pada hari ini, meski tidak diuraikan secara detail.
Dengan informasi ini, penduduk Bali dapat merencanakan aktivitas mereka sesuai dengan panduan tradisional, menjaga keharmonisan antara kegiatan manusia dan keyakinan budaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
