Dishub Perpanjang Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Denpasar
Gambar atau konten salah?
Denpasar, 15 Juni 2026 – Dinas Perhubungan (Dishub) Bali memutuskan memperpanjang uji coba rekayasa lalu lintas di dua simpang di Jalan Hang Tuah, Denpasar Timur. Perpanjangan ini berlangsung dari 16 hingga 30 Juni 2026.
Kepala Dishub Bali, I Kadek Mudarta, menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Pertimbangan diperpanjang karena dibutuhkan waktu yang lebih panjang untuk terus mensosialisasikan dan melihat perubahan kebiasaan berkendara sesuai rekayasa yang diberlakukan,” ujarnya pada hari Senin, 15 Juni 2026. Ia juga menilai bahwa selama fase uji coba pertama, yang dimulai pada 2 hingga 15 Juni 2026, sudah terlihat peningkatan kepatuhan pengendara.
“Ada tren perbaikan kepatuhan pengendara terhadap pengaturan lalin yang diberlakukan,” tambah Mudarta. Ia berharap para pengendara yang melintas dapat mematuhi perubahan ini.
Uji coba rekayasa lalu lintas dimulai pada 2 Juni 2026 dan mencakup dua simpang: Simpang Jalan Sedap Malam dan Simpang Jalan Danau Beratan.
Di Simpang Jalan Sedap Malam, pengendara yang datang dari arah barat dan ingin belok ke Jalan Sedap Malam harus menggunakan lajur paling kiri. Pengendara yang melaju lurus menuju timur dapat memakai lajur tengah. Kedua arah, barat maupun timur, dilarang belok ke arah Tukad Nyali kecuali bagi sepeda motor.
Di Simpang Jalan Danau Beratan, pengendara yang datang dari Jalan Hang Tuah dilarang belok kanan menuju Jalan Danau Beratan dan diarahkan memutar di simpang Sanur. Sementara pengendara dari Jalan Danau Beratan dilarang belok kanan menuju arah timur Sanur dan diarahkan lewat Jalan Danau Buyan.
Dengan perpanjangan uji coba, Dishub Bali berharap perubahan ini dapat lebih terasimilasi, sehingga kebiasaan berkendara di Denpasar Timur menjadi lebih teratur dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
