DPRD Denpasar Usulkan Tambah SMPN dan Ruang Kelas Sekolah
Gambar atau konten salah?
Selasa, 5 Mei 2026, DPRD Kota Denpasar mengadakan rapat untuk membahas penambahan SMPN dan ruang kelas guna menampung lebih banyak siswa di ibu kota Bali.
Ketua DPRD, I Gusti Ngurah Gede, menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar. Menurutnya, jumlah SMP di Denpasar masih kurang.
Ngurah Gede bersiap mengawal usulan tersebut kepada Gubernur Bali Wayan Koster agar segera terealisasi. “Saya siap mengawal, inilah semangat kita di Kota Denpasar. Jadi lakukan itu, jangan dibiarkan sedangkan penerimaan murid terbatas, sedangkan lahan‑lahan untuk membuat ruangan masih memungkinkan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak Gubernur untuk bersama-sama membahas pembangunan sekolah di Denpasar. “Nanti kita sama-sama ketemu Gubernur, kita mohon untuk membahas pembangunan sekolah di Denpasar ini,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadisdikpora), Anak Agung Gede Wiratama, menjelaskan bahwa beberapa wilayah di Denpasar belum memiliki SMP negeri. “Itu ada di Sanur Kauh, Pemecutan Kelod, Renon juga. Itu kita cari‑cari belum ada,” ungkapnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar, I Wayan Duaja, menilai bahwa beberapa SMP masih berpotensi menambah ruang kelas. “SMPN 14 ada lahan kosong, itu ditambah ruangan, kemudian SMP 13 di Padangsambian Kelod, itu agar segera ditambah ruangan untuk menghindari ini (penumpukan siswa),” jelasnya.
Rencana ini menyoroti kebutuhan ruang pendidikan di Denpasar. Dengan menambah SMPN dan ruang kelas, kota ini dapat menampung lebih banyak siswa dan mengurangi kepadatan di sekolah yang sudah ada.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
