Enam Desa Nusa Penida Masih Tanpa Jaringan Telekomunikasi
Gambar atau konten salah?
Enam desa di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali masih tidak terhubung dengan jaringan telekomunikasi. Diskominfo Klungkung mengakui bahwa masih ada enam desa yang tergolong blank spot, terutama di wilayah selatan dan timur.
“Untuk blank spot memang harus kami akui, masih ada enam desa yang terkategori seperti itu, terutama yang di wilayah selatan dan timur itu,” kata I Wayan Sudiarsa, Kepala Diskominfo Klungkung, pada Rabu, 22 April 2026.
Untuk mengatasi masalah ini, Diskominfo Klungkung sudah mengajukan permohonan bantuan ke BAKTI Komdigi, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital. Selain itu, pihaknya juga sedang mencari mitra provider untuk membangun base transceiver station (BTS) di wilayah tersebut.
“Kami sudah melakukan pendekatan dengan Komdigi melalui BAKTI-nya karena keuangan dari kami sedang tidak baik-baik saja,” jelas Sudiarsa. Ia menegaskan bahwa upaya pembangunan BTS masih belum terwujud karena keterbatasan dana.
Menurut Sudiarsa, upaya menghilangkan blank spot di Nusa Penida masih terhambat. Jaringan telekomunikasi di enam desa tersebut belum berubah sejak tiga tahun lalu. Salah satu kendala utama adalah geografi kawasan yang sulit dijangkau.
“Untuk membangun BTS kami arahkan ke pihak swasta. Kami sudah bekerja sama dengan provider. Kami menghimbau agar membangun tower di sana, tetapi karena kendala geografis dan mahalnya juga luar biasa sehingga mereka berpikir untuk membangun BTS,” tambah Sudiarsa. Ia menekankan bahwa biaya pembangunan menara di daerah ini sangat tinggi.
Selain itu, Diskominfo Klungkung terus berkoordinasi dengan Telkom, perusahaan BUMN, untuk mencari solusi. “Namun kami terus melakukan koordinasi, terutama dengan Telkom karena BUMN. Masih terus pendekatan,” ujarnya.
Situasi ini menandakan bahwa meskipun sudah ada upaya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Geografi yang menantang dan keterbatasan dana menjadi penghalang utama. Pihak terkait tetap berusaha mencari dukungan dari pemerintah pusat dan sektor swasta agar jaringan telekomunikasi dapat terjangkau bagi semua warga di Nusa Penida.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
