Enam Desa Nusa Penida Masih Tanpa Jaringan Telekomunikasi

Putri N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Enam Desa Nusa Penida Masih Tanpa Jaringan Telekomunikasi

Gambar atau konten salah?

Enam desa di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali masih tidak terhubung dengan jaringan telekomunikasi. Diskominfo Klungkung mengakui bahwa masih ada enam desa yang tergolong blank spot, terutama di wilayah selatan dan timur.

Untuk blank spot memang harus kami akui, masih ada enam desa yang terkategori seperti itu, terutama yang di wilayah selatan dan timur itu,” kata I Wayan Sudiarsa, Kepala Diskominfo Klungkung, pada Rabu, 22 April 2026.

Untuk mengatasi masalah ini, Diskominfo Klungkung sudah mengajukan permohonan bantuan ke BAKTI Komdigi, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital. Selain itu, pihaknya juga sedang mencari mitra provider untuk membangun base transceiver station (BTS) di wilayah tersebut.

Kami sudah melakukan pendekatan dengan Komdigi melalui BAKTI-nya karena keuangan dari kami sedang tidak baik-baik saja,” jelas Sudiarsa. Ia menegaskan bahwa upaya pembangunan BTS masih belum terwujud karena keterbatasan dana.

Menurut Sudiarsa, upaya menghilangkan blank spot di Nusa Penida masih terhambat. Jaringan telekomunikasi di enam desa tersebut belum berubah sejak tiga tahun lalu. Salah satu kendala utama adalah geografi kawasan yang sulit dijangkau.

Untuk membangun BTS kami arahkan ke pihak swasta. Kami sudah bekerja sama dengan provider. Kami menghimbau agar membangun tower di sana, tetapi karena kendala geografis dan mahalnya juga luar biasa sehingga mereka berpikir untuk membangun BTS,” tambah Sudiarsa. Ia menekankan bahwa biaya pembangunan menara di daerah ini sangat tinggi.

Selain itu, Diskominfo Klungkung terus berkoordinasi dengan Telkom, perusahaan BUMN, untuk mencari solusi. “Namun kami terus melakukan koordinasi, terutama dengan Telkom karena BUMN. Masih terus pendekatan,” ujarnya.

Situasi ini menandakan bahwa meskipun sudah ada upaya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Geografi yang menantang dan keterbatasan dana menjadi penghalang utama. Pihak terkait tetap berusaha mencari dukungan dari pemerintah pusat dan sektor swasta agar jaringan telekomunikasi dapat terjangkau bagi semua warga di Nusa Penida.

Nusa Penidablank spotBTSBAKTI Komdigigeografi sulitketerbatasan dana

Komentar

Memuat komentar...