Ferrari CEO Tegaskan Luce Bukan Tiruan, Kritik Tanpa Uji

Wati N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Ferrari CEO Tegaskan Luce Bukan Tiruan, Kritik Tanpa Uji

Gambar atau konten salah?

CEO Ferrari Benedetto Vigna menegaskan bahwa kritik terhadap mobil listrik barunya, Luce, belum berbasis pada pengalaman langsung. Menurut Vigna, mobil tersebut dipastikan bukan tiruan. Ia mengajak para kritikus untuk melihat dan mencobanya.

Saham Ferrari sempat turun lebih dari 8 persen ketika kritik melanda peluncuran Luce. Vigna menanggapi, “Jika Anda melihat dan mencobanya, Anda akan langsung memahami bahwa mobil ini tidak ditiru dan tidak memiliki kesamaan dengan mobil listrik lain yang pernah Anda lihat dan diproduksi pihak lain, baik dari segi interior, eksterior, maupun performa.”

Di sisi lain, Luce mendapat respon positif dari calon konsumen yang sudah melihatnya. “Kami sudah menerima transferan bank, konsumen yang ada di sana menginginkan itu,” ujar Vigna. Meski begitu, Ferrari belum mengungkap rincian jumlah pemesanan. Kabarnya, data tersebut akan diumumkan pada bulan Juli, saat peluncuran resmi.

Desain Luce tidak menyerupai Ferrari pada umumnya. Studio desain LoveFrom, milik Jony Ive dan Marc Newson, dua tokoh di balik desain ikonis iPhone dan Apple Watch, mengerjakan tampilan mobil ini. Luce menjadi Ferrari pertama yang dapat menampung lima orang sekaligus.

Ferrari memilih tidak menggunakan motor listrik pasaran. Mobil ini dilengkapi dengan 4 motor listrik radial flux—satu di setiap roda—yang dikembangkan sendiri di Maranello. Teknologi ini diambil langsung dari hypercar Ferrari F80 dan mobil balap Formula 1 mereka.

Semua komponen dibuat secara in-house, sehingga Luce dapat diperbaiki oleh perusahaan hingga masa depan. Langkah ini bertujuan melindungi nilai jual kembali mobil tersebut.

Motor depan menghasilkan tenaga 282 HP (210 kW), sementara motor belakang mengeluarkan tenaga 831 HP (620 kW). Ketika digabungkan dalam Boost Mode, mobil ini memunculkan kombinasi tenaga sebesar 1.035 hp.

Dengan empat motor listrik, Luce dapat melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik. Meskipun beratnya hampir 2,5 ton, Ferrari menolak sebutan “limbung” bagi mobil ini.

Mobil ini menampilkan suspensi aktif generasi ketiga, turunan dari Ferrari F80, dan sistem independent 4-wheel steering—empat roda dapat berbelok. Ditambah sistem Torque Vectoring yang dapat membagi tenaga ke setiap roda secara independen dalam hitungan milidetik, Ferrari mengklaim kelincahan mobil ini setara dengan mobil sport yang bobotnya 400 kg lebih ringan (dry/din).

Secara keseluruhan, Luce menampilkan kombinasi desain futuristik, tenaga tinggi, dan teknologi inovatif yang membedakannya dari mobil listrik lain di pasar. Ferrari menegaskan bahwa mobil ini bukan sekadar tiruan, melainkan hasil kerja keras dan inovasi internal. Perusahaan menunggu pengumuman resmi pada bulan Juli untuk mengonfirmasi jumlah pemesanan yang telah diterima.

FerrariLucemobil listrikdesain LoveFrommotor listrik radial fluxBoost Mode4-wheel steering

Komentar

Memuat komentar...