Gianyar Terima Rp 3 Miliar dan Dua Penghargaan Kemendagri
Gambar atau konten salah?
Gianyar – Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima penghargaan uang senilai Rp 3 miliar dan dua penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hadiah uang dan penghargaan tersebut diberikan melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali, di mana kategori yang diakui adalah penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting, dan creative financing.
“Kabupaten Gianyar meraih dua penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta,” kata Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dalam keterangannya, Jumat (5 Juni 2026). Mahayastra menegaskan bahwa Pemkab Gianyar menjadi terbaik II kategori penurunan kemiskinan, stunting, dan terbaik III kategori creative financing.
Atas prestasi tersebut, Pemkab Gianyar diganjar Rp 2 miliar untuk kategori penurunan kemiskinan dan stunting serta Rp 1 miliar untuk kategori creative financing. Menurut Mahayastra, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pembangunan di Gianyar. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Data survei status gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan tren positif dalam penurunan stunting. Prevalensi stunting di Gianyar turun dari 6,3 % pada 2022 menjadi 5,4 % pada 2024, menempatkan kabupaten ini sebagai daerah dengan prevalensi stunting terendah kedua secara nasional. Pada 2025, prevalensi balita terindikasi stunting mencapai 3,8 %, setara dengan 991 balita dari 25.896 balita yang diukur.
Penghargaan kategori Creative Financing diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mengembangkan inovasi pembiayaan pembangunan untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas daerah, jelas Mahayastra. Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi Pemkab Gianyar dalam menjalankan berbagai program intervensi yang terukur dan berkelanjutan.
“Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Gianyar. Keberhasilan menurunkan kemiskinan dan stunting maupun menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa semangat gotong royong dan kolaborasi semua pihak,” tambah Mahayastra. Ia menegaskan bahwa insentif yang diberikan pemerintah pusat akan dimanfaatkan untuk memperkuat program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka kemiskinan dan stunting, sekaligus mendorong inovasi dalam pembiayaan pembangunan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi sosial ekonomi di daerah, memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Gianyar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
