Gibran Rakabuming Raka Buka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah

Hari W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Gibran Rakabuming Raka Buka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah

Gambar atau konten salah?

Gibran Rakabuming Raka membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah pada hari Kamis, 21 Mei 2026 di Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Agenda strategis nasional ini akan berlangsung dari 21 hingga 23 Mei 2026, bertepatan dengan 4 hingga 6 Zulhijah 1447 Hijriah.

Acara ini juga dibuka oleh Abdul Mu'ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), turut hadir.

Dengan tema besar Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya, Tanwir II menjadi momentum konsolidasi arah gerakan Pemuda Muhammadiyah menghadapi tantangan sosial, politik, ekonomi, dan transformasi generasi muda Indonesia.

Setelah acara tertutup, Gibran keluar dari ruangan, berbincang dengan peserta, berfoto bersama, lalu kembali ke mobilnya.

Dalam pidatonya, Dzulfikar menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak boleh kehilangan akar sosial di tengah perubahan zaman. “Jangan sampai organisasi sibuk membangun panggung, tapi lupa membangun kader. Kita tidak butuh gerakan yang hanya ramai di media sosial, tetapi sepi di cabang dan ranting. Pemuda Muhammadiyah harus mengakar ke bawah, hadir di denyut persoalan anak muda, masuk ke kampus, desa, masjid, komunitas, dan ruang-ruang tempat rakyat sedang berjuang menghadapi hidup,”

Dia menilai tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal lapangan pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga krisis arah, ketimpangan akses, serta hilangnya keberanian moral di ruang publik.

Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah harus bertumbuh dengan orientasi yang jelas dan berdampak. Ia menambahkan bahwa gerakan ini harus berani keluar dari zona nyaman organisasi dan masuk ke arena perubahan sosial yang nyata.

“Kalau anak muda hanya jadi penonton perubahan, kita akan tertinggal. Pemuda Muhammadiyah harus menjadi kekuatan yang membaca zaman sekaligus mempengaruhi arah peradaban. Mengakar ke bawah supaya paham realitas rakyat, dan bertumbuh ke depan supaya mampu memimpin Indonesia. Itu spirit Tanwir kali ini,”

Melalui Tanwir II, Pemuda Muhammadiyah ingin memastikan gerakan dakwah Islam tetap maju dan relevan dengan tantangan zaman, sekaligus membumi di tengah kebutuhan masyarakat.

Acara ini menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membentuk masa depan Indonesia, menekankan perlunya aksi yang berakar di lapangan, seimbang antara kehadiran media sosial dan kehadiran nyata di kampus, desa, masjid, dan ruang komunitas.

Gibran Rakabuming RakaTanwir II Pemuda MuhammadiyahAbdul Mu'tiPemuda MuhammadiyahP2MIGerakan Dakwah IslamGenerasi Muda

Komentar

Memuat komentar...