Gubernur Bali Tegaskan Penegakan Hukum Terhadap Penipuan PMI
Gambar atau konten salah?
Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan perusahaan yang merekrut pekerja migran Indonesia (PMI) untuk tidak menipu masyarakat, khususnya warga Bali. Pada 25 Maret 2026 ia menyampaikan pidato satu tahun kepimpinannya di rapat paripurna ke-28 DPRD Provinsi Bali.
Ia menegaskan bahwa perusahaan yang melakukan penipuan terkait pengiriman tenaga kerja ke luar negeri akan ditindak tegas. “Akan dilakukan tindakan tegas agar tidak melakukan penipuan maupun bentuk-bentuk pembohongan lainnya yang merugikan anak‑anak kita dari Bali,” ujarnya. Koster menekankan pentingnya perlindungan bagi para pekerja yang berangkat ke luar negeri.
Selanjutnya, Pemprov Bali berjanji meningkatkan akses, kualitas, dan daya saing PMI asal Bali. Koster menyebut banyak perusahaan di luar negeri yang tertarik menerima warga Bali sebagai tenaga kerja. Menurutnya, para pekerja Bali memiliki kompetensi yang baik berkat upaya peningkatan kualitas dan pengawasan sebelum bekerja di luar negeri.
“PMI krama Bali itu luar biasa terampil, tertib, disiplin, berkualitas di luar negeri. Sehingga sangat diminati oleh sejumlah negara di Eropa, Asia maupun di Timur Tengah,” imbuhnya. Ia menekankan bahwa reputasi pekerja Bali di mata dunia kerja internasional sangat positif.
Dalam kesempatan yang sama, Koster menyinggung program jaminan sosial dan ketenagakerjaan bagi rohaniawan di Pulau Dewata. Program ini mencakup ulama, pendeta, pastor, sulinggih, pemangku, hingga biksu. “Kami hidupkan lagi program ini untuk memberi perlindungan kepada para rohaniawan karena rohaniwan itu punya tugas yang sangat mulia, mendakwahkan alam beserta isinya, termasuk kita semua,” ujarnya. “Jadi kita harus betul‑betul memberikan perlindungan kepada beliau yang mulia,” tambahnya.
Gubernur menegaskan bahwa perlindungan sosial bagi pekerja migran dan rohaniawan merupakan prioritas utama. Ia berharap kebijakan ini dapat memperkuat citra Bali sebagai sumber tenaga kerja berkualitas dan menjaga martabat para pekerja yang berangkat ke luar negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
