GWM Luncurkan Tank 500 Diesel Limited, Fokus Konsumen Premium
Gambar atau konten salah?
Great Wall Motor (GWM) tetap memasarkan SUV diesel mewah meski harga bahan bakar diesel di dunia terus naik. Pabrikan asal China ini baru saja meluncurkan edisi terbatas GWM Tank 500 Diesel 4x4 Black Warrior, salah satu model SUV terlaris mereka.
Di Indonesia, GWM menegaskan bahwa mereka memiliki strategi bisnis yang matang. Strategi tersebut menargetkan konsumen dan calon pengguna Tank 500, dengan tujuan menghargai pelanggan setia GWM.
Fransisca Risa Setyanti, Product Intelligent Manager Inchcape GWM Indonesia, menyatakan bahwa kondisi pasar energi dan geopolitik yang terus berubah membuat posisi diesel tidak dapat dianggap permanen. “Untuk saat ini kalau menurut saya belum bisa dilihat sebagai kondisi permanen ya. Karena dunia geopolitik kan masih mudah berubah-ubah sekali. Ada satu orang yang memegang kekuasaan penting. Yang besok pagi berpikir apa, besok pagi berpikir apa juga kita tidak bisa tentukan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, “Jadi mungkin kondisi diesel pada saat ini belum bisa kita jadikan untuk acuan business plan ke depan.” GWM menegaskan bahwa strategi mereka tetap berada di jalur yang tepat.
GWM juga menyoroti karakter konsumen Tank 500. Mereka tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis seperti efisiensi bahan bakar. “Namun pada intinya adalah konsumen dari Tank 500 ini adalah orang-orang yang memikirkan lifestyle dan kenyamanan. Dan orang-orang ini mungkin bersedia merelakan satu hal untuk mendapatkan kenyamanan yang memang dia cari dengan membeli Tank 500 ini,” kata Fransisca. Artinya, keputusan pembelian di segmen ini dipengaruhi lebih banyak oleh preferensi gaya hidup, kenyamanan kabin, dan posisi kendaraan sebagai SUV premium berbodi besar.
Fransisca juga mengemukakan prediksi bahwa harga BBM akan terus naik. “Jadi, dan kalau berbicara lebih panjang lagi pada dasarnya bensin dan diesel adalah tenaga non renewable ya nantinya pada akhirnya semuanya akan naik harganya,” jelasnya. Dengan demikian, GWM masih melihat ruang bagi mobil bermesin konvensional berbahan bakar diesel atau bensin, meski harga bahan bakarnya terus meroket.
Ia menutup dengan, “Jadi tidak bisa kita jadikan acuan bahwa diesel, penjualan diesel, akan stuck dibanding penjualan mobil bensin misalkan seperti itu.”
GWM Indonesia memiliki portofolio yang beragam. Selain menjual mobil berbahan bakar diesel atau bensin seperti Tank 500 dan Tank 300, mereka juga menawarkan mobil hybrid dan full elektrik, seperti Haval Jolion dan ORA.
Dengan strategi yang berfokus pada gaya hidup dan kenyamanan, GWM tetap berusaha menyesuaikan diri dengan dinamika pasar energi global. Meskipun harga BBM terus naik, perusahaan ini mempercayai bahwa konsumen premium masih mencari nilai tambah yang tidak hanya terletak pada efisiensi bahan bakar, melainkan pada pengalaman berkendara yang lengkap. GWM terus menyesuaikan penawaran mereka, menyeimbangkan antara kendaraan konvensional dan solusi energi bersih, menjadikan mereka pemain yang fleksibel di pasar otomotif Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
