Hari Baik Bali 14 Juli 2026: Hindari Pernikahan
Gambar atau konten salah?
Berdasarkan perhitungan kalender Bali pada Selasa, 14 Juli 2026, terdapat beberapa petunjuk mengenai hari baik dan hari yang sebaiknya dihindari untuk berbagai kegiatan. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan sistem ala ayuning dewasa ini sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melaksanakan upacara adat dan ritual keagamaan.
Salah satu kegiatan yang disebutkan baik dilakukan pada hari ini adalah menyadap tirta. Selain itu, ada beberapa kategori hari dengan makna khusus. Kala Wisesa dinilai baik untuk menebang kayu yang akan digunakan sebagai bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, atau mengangkat dan melantik petugas. Tingkat keberuntungan untuk kategori ini adalah 4.
Kategori Pamacekan memiliki tingkat keberuntungan 2. Hari ini cocok untuk mengerjakan sawah atau tegal, serta membuat tombak untuk menangkap ikan. Namun, tidak disarankan untuk melaksanakan upacara yadnya.
Sementara itu, ada beberapa hari yang perlu diwaspadai. Rangda Tiga (tingkat keberuntungan 3) menandakan waktu yang tidak baik untuk mengadakan upacara pernikahan atau pawiwahan. Uncal Balung (tingkat keberuntungan 3) justru menyarankan untuk tidak melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting.
Perhitungan ini juga mencakup aspek lain seperti Pararasan yang jatuh pada Aras Kembang, Pancasuda pada Satria Wirang, Ekajalaresi pada Buat Sebet, dan Pratiti pada Nama rupa (nor/nor). Semua elemen ini saling melengkapi dalam menentukan karakter hari tersebut.
Informasi ini dihimpun dari sumber kalenderbali.org. Intinya, tidak semua hari memiliki energi yang sama. Ada yang mendukung aktivitas tertentu, ada pula yang sebaiknya dihindari. Masyarakat Bali biasanya menyesuaikan jadwal kegiatan adat mereka berdasarkan perhitungan semacam ini agar berjalan lancar dan sesuai dengan keyakinan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
