Identitas Korban Tewas Pantai Gau Terungkap: GFS, 26 Tahun

Eko P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Identitas Korban Tewas Pantai Gau Terungkap: GFS, 26 Tahun

Gambar atau konten salah?

Pada Minggu (19 April 2026) sekitar pukul 15.00 Wita, identitas pria yang ditemukan tewas di Pantai Gau, Pecatu, Kuta Selatan, Badung terungkap. Korban berinisial GFS, berusia 26 tahun, berasal dari Jawa Barat.

Penemuan jenazah bermula ketika warga bernama Ketut Sumiasa datang ke pantai untuk mencari ikan. Dari kejauhan, ia melihat sesuatu menyerupai tubuh manusia di atas batu karang di tepi pantai. Ia mendekat untuk memastikan.

"Saat tiba, saksi melihat seperti ada tubuh manusia diatas batu karang di tepi pantai dengan posisi tertelungkup. Saat itu saksi untuk memastikan mendekati tubuh orang tersebut dan terlihat tubuh orang tersebut adalah seorang laki-laki, dan tubuhnya sudah membiru dan pemikiran saksi bahwa itu orang tersebut telah meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin (20 April 2026).

Sumiasa panik, lalu mencari bantuan. Di perjalanan, ia bertemu saudaranya, Wayan Sukarta, yang membantu menghubungi pihak berwenang. Sumiasa kembali ke lokasi untuk menjaga tubuh korban agar tidak terseret air laut yang mulai pasang.

Setelah dievakuasi, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Denpasar bersama Satpolairud melakukan pengambilan sidik jari dan pemindaian wajah (face recognition) terhadap jenazah di rumah sakit. Hasilnya, korban diketahui berinisial GFS asal Jawa Barat.

Korban bekerja di salah satu gerai es teler di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar, selama kurang lebih lima bulan sebagai general affair.

Dari rekaman CCTV di sekitar tempat tinggal korban di Jalan Gunung Cemara, Denpasar Barat, terlihat korban keluar seorang diri menggunakan sepeda motor. Polisi kemudian menelusuri keberadaan korban hingga ke Pantai Melasti. Di lokasi parkir, ditemukan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2941 QN milik korban, beserta barang-barang pribadi seperti pakaian dan telepon genggam. Barang-barang tersebut kini diamankan di Polresta Denpasar.

Berdasarkan hasil visum sementara dari RS Prof Ngoerah Denpasar, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. "Luka-luka tersebar pada wajah, punggung tangan kanan, tungkai kanan dan kiri, punggung kaki kanan berupa luka-luka lecet dan luka-luka memar," jelas Adi.

Saat ini, jenazah korban masih dititipkan di RS sambil menunggu kedatangan pihak keluarga yang sedang dalam perjalanan menuju Bali untuk melihat jenazah secara langsung.

"Polisi masih mendalami penyebab dan tujuan korban berada di Pantai Melasti hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di Pantai Gau,"

"Penyidik masih mencari motif keberadaan korban di Pantai Melasti hingga ditemukan meninggal dunia di Pantai Gau di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung," tutupnya.

Kasus ini menunjukkan pentingnya prosedur identifikasi dan investigasi korban tewas di wilayah pantai. Penyelidikan masih berlangsung, dan keluarga korban masih menunggu kabar.

GFSPantai GauPolresta Denpasarsepeda motor Honda Scoopyluka-lukaidentifikasi jenazahPantai Melasti

Komentar

Memuat komentar...