Indosat Tingkatkan Trafik Data 35,6% di Bali‑NTG, Kampanye Berhasil

Ratna D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 130 dibaca
Bisik.id
Indosat Tingkatkan Trafik Data 35,6% di Bali‑NTG, Kampanye Berhasil

Gambar atau konten salah?

PT Indosat Ooredoo Hutchison Regional Bali‑Nusa Tenggara mencatat peningkatan trafik data sebesar 35,6 % tahun ke tahun pada kuartal pertama 2026. Angka ini menandai keberhasilan kampanye “Lebih Baik Indosat” di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, yang kini menjadi standar baru bagi layanan digital masyarakat kepulauan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa hasil tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan di awal tahun dalam menerapkan strategi dan nilai nyata bagi pelanggan. Ia menyatakan, “Dengan AI Hyper‑personalisasi, Indosat dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Vikran dalam keterangan resminya, Selasa, 05 Mei 2026.

Selain itu, Indosat telah menyelesaikan program “Desa Terkoneksi” di 108 desa di Bali dan Nusa Tenggara hingga April 2026. Program ini didukung oleh 600 BTS 5G dan hampir 8.000 BTS 4G. Melalui pendekatan blusukan, Indosat berupaya menggerakkan roda perekonomian warga dengan edukasi digital, dukungan bagi mitra outlet desa, dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

Vikram menambahkan, “Melalui semangat #LebihBaikIndosat, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan cara kami melayani dan mendukung kehidupan digital mereka.”

Hasil di Jawa juga menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 13 %, naik enam % dibandingkan tahun lalu. Data ini menegaskan bahwa pemberdayaan komunitas desa efektif dalam mendorong loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi Indosat secara regional.

Performa Indosat di wilayah kepulauan dan Jawa menandai langkah nyata menuju layanan digital yang lebih terjangkau dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

Indosat Ooredoo HutchisonBali‑Nusa TenggaraTrafik DataAI Hyper‑personalisasiDesa Terkoneksi5G BTSPemberdayaan DesaPertumbuhan Pendapatan

Komentar

Memuat komentar...