Innova Reborn Tetap Unggul, Menjadi Pilihan Utama di Pasar
Gambar atau konten salah?
Kijang Innova Reborn tetap menjadi sorotan di pasar MPV Indonesia. Meski model baru muncul, wajahnya tidak berubah, penjualannya tetap moncer.
Data wholesales Gaikindo periode 2025 menunjukkan distribusi 30.578 unit selama 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Kijang Innova Zenix hanya sedikit mengungguli dengan 30.656 unit. Selisihnya 78 unit, menandakan persaingan yang sangat tipis.
Tren ini berlanjut di 2026. Pada periode 1 Januari 2026 hingga 31 Mei 2026, distribusi 14.544 unit untuk Innova Reborn, sementara Zenix mencatat 13.194 unit. Meskipun Zenix menawarkan fitur lebih lengkap, termasuk opsi mesin hybrid, Reborn masih banyak dilirik berkat mesin diesel dengan transmisi manual dan matic.
Fitur yang menonjol pada Zenix tidak membuat Reborn kehilangan daya tarik. Banyak konsumen masih memilih mesin diesel karena keandalan dan ground clearance tinggi. Penggerak roda belakang juga tetap menjadi nilai jual bagi segmen tertentu, terutama di kota besar seperti Jakarta.
Perusahaan tetap memproduksi Innova Reborn. Toyota berencana memproduksi hingga konsumen merasa bosan, sehingga produk ini masih tersedia meski sudah 10 tahun sejak diluncurkan.
"Innova Reborn masih diproduksi sampai saat ini karena masih tingginya permintaan dari kustomer terkait hal tersebut. Hal ini menjadikan TMMIN sebagai fasilitas produksi Toyota yang memproduksi dua generasi sekaligus," ujar Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam beberapa waktu lalu.
Vice President PT Toyota Astra Motor, Ernando Demily, menambahkan alasan popularitas Reborn. "Jadi (pembeli Innova Reborn adalah) orang penggemar mesin diesel, masih suka ground clearance tinggi, masih suka penggerak roda belakang. Dan di Indonesia masih cukup besar segmennya, nggak hanya di daerah-daerah, tapi juga kota-kota besar seperti Jakarta," ungkapnya.
Dalam konteks ini, Innova Reborn tetap bersaing, bahkan sering melampaui model baru dalam penjualan. Keberlanjutan produksi dan permintaan konsumen menunjukkan bahwa MPV ini masih relevan di pasar Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
