Jadwal Shalat Denpasar 11 Juni 2026: Subuh 05:09 Wita.
Gambar atau konten salah?
Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama hari ini, Kamis 11 Juni 2026, mengumumkan jadwal salat bagi umat Muslim di Denpasar dan sekitarnya. Dengan jadwal ini, setiap orang dapat mengetahui waktu shalat wajib Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya tanpa ragu.
Berikut jadwal yang berlaku pada hari tersebut:
- Denpasar – Subuh 05:09 Wita, Zuhur 12:22 Wita, Asar 15:41 Wita, Maghrib 18:11 Wita, Isya 19:25 Wita.
- Badung – Subuh 05:09 Wita, Zuhur 12:22 Wita, Asar 15:41 Wita, Maghrib 18:11 Wita, Isya 19:25 Wita.
- Gianyar – Subuh 05:08 Wita, Zuhur 12:22 Wita, Asar 15:41 Wita, Maghrib 18:11 Wita, Isya 19:25 Wita.
Waktu-waktu tersebut diatur berdasarkan perhitungan astronomi dan penyesuaian dengan zona waktu Wita. Umat dapat memanfaatkan jadwal ini untuk menyesuaikan aktivitas harian, terutama bagi yang bekerja atau belajar di luar rumah.
Selain jadwal, Direktorat juga menampilkan bacaan niat salat lima waktu lengkap dalam bahasa Arab beserta terjemahannya. Niat merupakan bagian penting sebelum memulai shalat, karena menegaskan tujuan dan kesungguhan hati.
- Subuh – Ushalli fardhol subhi rak'ataini mustaqhbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala. Artinya: Aku berniat shalat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.
- Zuhur – Ushalli fardhol dzuhri arba'a rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala. Artinya: Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.
- Asar – Ushalli fardhol ashri arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala. Artinya: Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.
- Maghrib – Usholli fardhol maghribi tsalasa rak'ataini mustaqbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala. Artinya: Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.
- Isya – Ushalli fardhol 'isya'i arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala. Artinya: Aku berniat shalat fardu 'Isya empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala.
Catatan penting: bila shalat sendirian, gunakan lafaz adaan; bila menjadi makmum, gunakan ma'muman; bila menjadi imam, gunakan imaaman. Dengan memahami perbedaan lafaz ini, pelaksanaan shalat menjadi lebih tepat.
Jadwal dan niat salat ini membantu umat menjaga konsistensi ibadah, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan waktu yang telah ditetapkan. Mengetahui waktu shalat secara akurat memudahkan perencanaan kegiatan sehari‑hari, baik di rumah maupun di tempat kerja. Dengan demikian, ibadah menjadi bagian yang teratur dan terstruktur dalam rutinitas harian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
