Jalan Sampalan‑Toyapakeh 8 km di Nusa Penida Lebih Baik
Gambar atau konten salah?
Proyek perbaikan Jalan Sampalan‑Toyapakeh di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali telah dimulai. Jalan sepanjang 8 kilometer ini memakan anggaran Rp 50,6 miliar.
Bupati Klungkung, I Made Satria, mengajak warga bersabar selama pengerjaan. Ia menyampaikan pesan tersebut saat meninjau proyek pada 11 Mei 2026. “Kami mohon masyarakat sedikit bersabar selama proses pengerjaan. Pemerintah berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan jalan rusak yang ada di Nusa Penida,” ujarnya.
Menurut Satria, perbaikan akses ini tidak sekadar aspal mulus. Ia menilai itu menjadi motor penggerak ekonomi bagi daerah. Ia optimis sektor pariwisata Nusa Penida akan tumbuh lebih pesat dan berkelanjutan jika aksesibilitas membaik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klungkung, Made Jati Laksana, menjelaskan bahwa proyek ini dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender. “Nilai kontraknya mencapai Rp 50,6 miliar lebih. Selain meningkatkan konektivitas antar‑wilayah, kami harap ini berdampak panjang bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” tambahnya.
Perbaikan ini juga diharapkan dapat mengakhiri keluhan klasik soal infrastruktur di Nusa Penida. Selain itu, jalan yang lebih baik akan memperlancar arus wisatawan menuju pusat‑pusat destinasi dari dermaga utama.
Sejumlah ruas jalan rusak di Kecamatan Nusa Penida akan mendapat sentuhan perbaikan tahun ini. Total anggaran perbaikan jalan di Klungkung tahun ini bersumber dari APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan pinjaman tahun 2026 mencapai Rp 137 miliar. 23 ruas jalan akan diperbaiki, dengan sekitar 80 persen di Nusa Penida, kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRPKP Klungkung, I Gede Merta Jaya.
Merta Jaya mengakui bahwa pengerjaan ruas jalan yang membutuhkan perbaikan memang didominasi wilayah Kecamatan Nusa Penida. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mempercepat pembangunan, terutama di sektor infrastruktur jalan, agar dapat mengimbangi pesatnya perkembangan pariwisata di wilayah tersebut.
Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal dan meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
DPRD Buleleng Bantah Kursi Kosong Akibat Konflik
Bupati Badung Dukung Penuh Proyek PSEL Denpasar Raya
Wisatawan Lokal Dianggap Tak Diinginkan di Pantai Blue Lagoon
Pendaftaran SD dan SMP di Badung Diperpanjang
Nihil Calon Kades di Manduang, Perpanjangan Pendaftaran Jadi Harapan
Pohon Lontar Patah, Pria 42 Tahun Tewas
Berita Terbaru
Jakarta Fair Segera Tutup, Cek Jam dan Harga Tiket
Maroko Hadapi Prancis, Dendam Semifinal 2022
Neymar Akhiri Piala Dunia 2026, Brasil Tersingkir
Setelah 17 Tahun, Steve di Minecraft Akhirnya Bisa Duduk
Hari Keempat, Pencarian Korban Buaya di Banyuasin Belah Sungai
Ahli Bahasa: 'Boti' Bukan Sekadar Gaul
Bus Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 Rilis
Rahasia Fisik Ekstrem Haaland: Latihan, Diet, Cryotherapy
