Kalender Bali: 5 Apr 2026, Hari Ala Ayuning Dewasa
Gambar atau konten salah?
Pada hari Minggu, 5 April 2026, Redite Paing Sinta menulis tentang ala ayuning dewasa, istilah yang digunakan masyarakat Hindu di Bali untuk menilai apakah suatu hari baik atau tidak bagi kegiatan adat.
Kalender Bali menghitung hari-hari ini melalui perhitungan khusus. Setiap hari diberi nama dan diberi karakteristik yang memandu orang dalam memilih waktu yang tepat untuk upacara, pernikahan, atau pekerjaan lainnya.
Informasi ini diambil dari situs kalenderbali.org, yang menyediakan data tentang perhitungan kalender Bali. Berikut daftar hari-hari ala ayuning dewasa pada tanggal tersebut dan apa yang dianggap baik atau tidak.
- Banyu Urug: Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3)
- Carik Walangati: Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa‑tiwa/ngaben, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
- Geni Rawana: Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2)
- Kala Gotongan: Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4)
- Kala Katemu: Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mangadakan pertemuan. (Alahing dewasa 3)
- Kala Mertyu: Baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, memberi nasehat kepada orang lain. Tidak baik untuk bersenggama, segala yadnya. (Alahing dewasa 3)
- Kala Prawani: Tidak baik untuk semua kegiatan, hari ini mengandung pengaruh yang kurang baik. (Alahing dewasa 3)
- Kala Rau: Baik untuk meramu obat‑obatan, sadek, membuat senjata, upas (penjaga). Tidak baik untuk membangun rumah, mengatapi rumah akibatnya akan terbakar, batasi berbicara yang dapat menimbulkan kekeliruan, mengawinkan orang. (Alahing dewasa 3)
- Salah Wadi: Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mepandes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa‑tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.) (Alahing dewasa 3)
- Sri Tumpuk: Baik untuk mencari burung (mepikat). (Alahing dewasa 4)
- Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wasesa Segara, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Widnyana. (iws/iws)
Setiap hari memiliki karakteristik unik, sehingga orang memilih hari yang sesuai dengan kegiatan mereka. Redite Paing Sinta menekankan bahwa penggunaan kalender ini masih populer di kalangan masyarakat Bali.
Dengan demikian, 5 April 2026 menjadi hari yang dipertimbangkan untuk berbagai aktivitas, tergantung pada keinginan dan tradisi masing-masing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
