Kebakaran Lahan Kosong Denpasar, Ledakan Limbah Kembang Api
Gambar atau konten salah?
Kebakaran terjadi di lahan kosong Jalan Sari Dana II Nomor 9, Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Bali. Ledakan yang menyertainya diduga berasal dari sampah berisi limbah kembang api.
Polisi turun untuk menyelidiki siapa yang membuang limbah tersebut. “Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena adanya limbah kembang api yang dibuang di lokasi, kemudian terbakar dan memicu ledakan,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya pada Senin, 27 April 2026.
Adi menjelaskan bahwa peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita pada Minggu, 26 April 2026. Ledakan membuat warga sekitar panik. Salah satu saksi, Kadek Dodi Setiawan (26), mengatakan mendengar suara dentuman keras saat berada di rumah.
“Saat itu saksi mendengar ledakan, lalu dicek ke lokasi tanah kosong, ternyata sampah yang terbakar berisi limbah kembang api,” imbuh Adi. Saksi lain, Ketut Kus Maha Putra (47), juga mengaku mendengar ledakan dari jarak sekitar 50 meter. Maha bahkan sempat melihat aktivitas pembakaran sampah kecil di lokasi pada sore hari.
Menurut saksi, sebelum kejadian siang hari terlihat aktivitas bongkar muat barang dari truk ke gudang penyimpanan kembang api di sekitar lokasi. Polsek Denpasar Utara segera menindaklanjuti dengan menempatkan garis polisi di area lahan kosong.
Dua unit pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api. Pada hasil olah TKP, petugas menemukan dua dus sisa kembang api.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Namun kejadian ini sempat menimbulkan keresahan warga.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang membuang limbah kembang api. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas dari gudang penyimpanan kembang api di sekitar lokasi.
Petugas telah memasang garis polisi di area lahan kosong serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, ujar Adi.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya pengawasan sampah berbahaya di daerah publik. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Inspeksi Mendadak DPRD: Oksigen RSUD Giri Emas Aman, Bukan Stok Habis
Pria Bandung Tewas Diterkam Buaya di Sungai Banyuasin
Jalan Diponegoro Ditutup Permanen, Akses ke Gedung Sate Berubah
Spanyol vs Belgia: Ujian Pertahanan Matador di Perempat Final
2,5 Juta Botol Obat Tetes Mata Ditarik di AS
Mahasiswi Beri Waktu 60 Hari Selamatkan Restoran Nenek
Rachmat Gobel Meninggal, Sempat Posting Wisata Gorontalo
Inggris Uji Mental Norwegia di Perempatfinal Perdana