Kebakaran Nusa Dua: Tidak Ada Korban, Kerugian Rp5 Miliar
Gambar atau konten salah?
Kebakaran menimpa bangunan restoran di kawasan The Nusa Dua, tepatnya di area Club Med Bali, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada pagi hari 24 April 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat persiapan sarapan berlangsung. Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, menyatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 06.50 Wita. Laporan kejadian kemudian diterima kepolisian sekitar pukul 07.40 Wita.
“Polisi telah menerima laporan, mendatangi TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujar Bhayangkara, Jumat (24/4/2026).
Bhayangkara menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan setelah alarm kebakaran berbunyi dari ruang pemantauan. Saat dilakukan pengecekan ke lokasi, api sudah membesar dan melalap area dapur hingga restoran.
Beberapa saksi, termasuk staf restoran dan bagian dapur, menduga api berasal dari peralatan memasak berupa deep fryer. Minyak yang terlalu panas disebut memicu munculnya api yang kemudian cepat membesar.
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api terus membesar hingga menjalar ke bagian plafon yang sebagian berbahan kayu serta atap sirap.
Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, terdiri dari enam Damkar Badung dan dua unit dari pengelola kawasan.
Bangunan dua lantai seluas sekitar 5.000 meter persegi mengalami kerusakan cukup parah. Selain area restoran di lantai dua, sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, ruang pertemuan hingga kantor administrasi juga terdampak.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiel diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 miliar.
“Situasi saat ini sudah aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan,” imbuh Bhayangkara.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran di area publik. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti, sementara pihak berwenang menilai kerugian material dan menilai langkah-langkah pencegahan di masa mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
