Kesurupan di SMPN 1 Selat, Terkait Pembongkaran Tower
Gambar atau konten salah?
Di Karangasem, kejadian kesurupan kembali melanda SMPN 1 Selat pada pagi 27 April 2026. Sekelompok siswa tiba-tiba menangis dan berhisteris, melanjutkan pola serupa yang muncul sejak Jumat lalu.
Situasi memanas ketika beberapa siswa lagi mengalami gejala serupa hampir bersamaan. Guru dan murid terpaksa panik, berusaha menenangkan yang terpengaruh.
Menurut Kepala Sekolah, I Nengah Siki Arta, kejadian memang terjadi. Namun ia menegaskan bahwa kesurupan tidak bersifat massal, karena jumlah siswa terdampak kurang dari 10 orang.
“Kejadian kesurupan yang dialami siswa terjadi sejak Jumat lalu, tapi Sabtu tidak ada yang kesurupan. Tadi pagi lagi ada siswa yang kesurupan tapi tidak secara masal,” kata Siki Arta.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa diduga terkait dengan pembongkaran tower telekomunikasi lama di lingkungan sekolah. Tower dibongkar karena tali penguatnya rapuh dan tidak lagi berfungsi, sehingga dianggap berpotensi membahayakan.
Selama proses, bangunan yang direbahkan mengenai pohon jepun tua di halaman sekolah. Warga setempat percaya pohon tersebut memiliki penghuni.
“Untuk tindak lanjut kami akan mendirikan pelinggih di tempat tersebut,” ujar Siki Arta.
Sementara itu, Kepala Desa Muncan, I Wayan Tunas, juga mengakui adanya siswa yang diduga mengalami kesurupan di sekolah tersebut. Ia belum sempat berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah.
“Informasi yang saya terima, kejadian tersebut berawal dari Jumat lalu dan berlanjut pagi tadi kembali terjadi kesurupan,” kata Tunas.
Peristiwa ini menyoroti potensi dampak lingkungan terhadap kesehatan siswa, meski belum ada bukti pasti hubungan langsung antara pembongkaran tower dan kesurupan. Pihak sekolah dan kelurahan berencana menindaklanjuti dengan pembangunan pelinggih sebagai bentuk penghormatan dan upaya pencegahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
