Koster Tegaskan Standar Kualitas Restorasi Pura Besakih
Gambar atau konten salah?
Di Karangasem, Bali, Gubernur Wayan Koster mengingatkan kontraktor proyek restorasi pura di kawasan suci Pura Agung Besakih agar bekerja sesuai standar. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas material dalam perbaikan pura tersebut.
"Saya mengingatkan kepada pihak kontraktor agar ini distandarkan betul terkait pembangunannya," ujar Koster saat menghadiri peletakan batu pertama proyek penataan pura di Pura Agung Besakih pada 1 Mei 2026.
Secara keseluruhan, 23 pura di kawasan suci Pura Agung Besakih telah dimulai restorasinya tahun ini. Anggaran penataan area parahyangan tersebut mencapai Rp 203 miliar, yang berasal dari BKK Kabupaten Badung.
Koster menuturkan puluhan pura yang akan direstorasi harus sesuai dengan arsitektur aslinya. Ia pun kembali mengingatkan agar seluruh material yang digunakan dalam proyek restorasi pura itu harus berkualitas terbaik.
"Kalau bangunan tersebut menggunakan kayu A, harus sama juga yang dipakai saat ini. Jangan berbeda. Begitu juga terkait ukirannya atau motifnya juga harus sama,"
Selain itu, Koster mengingatkan pihak kontraktor agar selalu berdoa sebelum memulai pekerjaan di kawasan suci itu. Ia berharap proses restorasi puluhan pura di Besakih berjalan lancar.
Dalam kesempatan itu, Koster menjelaskan bahwa proyek penataan kali ini merupakan penataan tahap dua kawasan Pura Agung Besakih. Penataan tahap pertama telah mencakup area parkir, kios pedagang, dan lainnya dengan anggaran mencapai Rp 911 miliar.
Restorasi terhadap puluhan pura di Besakih dilakukan karena kondisinya sudah rusak, berlumut, hingga kayunya yang sudah rapuh. Menurutnya, perbaikan dilakukan dengan tetap mempertahankan ciri khas bangunan terdahulu.
Proyek ini ditargetkan rampung pada November mendatang.
Proses restorasi ini menunjukkan upaya pemerintah daerah Bali untuk melestarikan warisan budaya sekaligus menjaga kualitas bangunan suci. Koster menekankan pentingnya keselarasan antara teknik modern dan nilai tradisional dalam pelaksanaan proyek ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
