Kunjungan Wisman China ke Bali Naik 71,8% di Februari 2026
Gambar atau konten salah?
01 Februari 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal China ke Bali naik 71,80% dibandingkan bulan sebelumnya.
Berbeda dengan kenaikan tersebut, kunjungan turis asing asal kawasan Timur Tengah turun drastis 65,60%.
Agus Gede Hendrayana Hermawan, Kepala BPS Provinsi Bali, menegaskan bahwa China menjadi satu-satunya negara di antara lima pasar utama wisman ke Bali yang mencatat pertumbuhan signifikan secara month‑to‑month.
Jumlah kunjungan wisatawan China pada 01 Februari 2026 mencapai 78.849 kunjungan.
"Dari lima pangsa pasar utama kedatangan wisman ke Bali, itu empat di antaranya menunjukkan penurunan. Hanya Tiongkok (China) yang menunjukkan adanya peningkatan," ungkap Agus saat konferensi pers di Denpasar, Rabu, 01 April 2026.
Australia tetap menjadi penyumbang wisman terbanyak dengan 99.521 kunjungan, namun turun 26,16% dibandingkan 01 Januari 2026.
Turis asing asal India menyumbang 37.132 kunjungan, turun 0,59%; Korea Selatan 23.600 kunjungan, turun 14,21%; Rusia 20.564 kunjungan, turun 17,47%.
Secara keseluruhan, lima negara tersebut menyumbang lebih dari 50% total kunjungan wisman ke Bali.
Agus menduga peningkatan wisman asal China pada 01 Februari 2026 dipengaruhi momentum libur Tahun Baru Imlek.
"Mungkin ini terkait Hari Raya Imlek, sehingga banyak wisatawan dari Tiongkok yang kemudian pergi berlibur ke Bali," kata Agus.
Di tingkat kawasan, kunjungan wisatawan asal Asia naik 19,43% dibandingkan 01 Januari 2026.
Turis Eropa turun 0,57%, Oseania turun 24,92%, Amerika turun 4,03%, dan Afrika turun 28,96%.
Penurunan paling signifikan terjadi pada turis asal kawasan Timur Tengah.
"Dari kawasan Timur Tengah ini turun paling dalam sebesar 65,60 persen mungkin karena imbas adanya konflik di wilayah tersebut," imbuhnya.
Jumlah kedatangan wisman ke Bali pada 01 Februari 2026 tercatat sebanyak 492.289 kunjungan, turun 1,97% dibandingkan bulan sebelumnya.
Pintu masuk udara melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menurun 2,81%, dari 500.121 kunjungan pada 01 Januari 2026 menjadi 486.053 pada 01 Februari 2026.
Berbeda, kedatangan melalui pintu laut meningkat signifikan 199,23%, dari 2.084 kunjungan pada 01 Januari 2026 menjadi 6.236 pada 01 Februari 2026, tersebar di Pelabuhan Benoa, Padang Bai, dan Celukan Bawang.
Data ini menunjukkan pergeseran pola kunjungan wisatawan ke Bali, di mana peningkatan signifikan pada kunjungan laut menandai perubahan preferensi perjalanan, sementara penurunan di udara dan beberapa pasar utama menandakan ketidakpastian global dan regional yang memengaruhi keputusan perjalanan wisatawan internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prakiraan Cuaca Bali: Dua Wilayah Diguyur Hujan Ringan
SIM Keliling Bali 10 Juli 2026, Cek Lokasi dan Biaya
Sukra Pon Medangsia: Panduan Lengkap Hari Baik 10 Juli 2026
Jadwal Shalat Jumat Denpasar 10 Juli 2026 dan Bacaan Niat
NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Genjot Desa Berdaya
BPBD Bali Jadikan Command Center 112 Gianyar Acuan BES
Berita Terbaru
Tak Perlu ke Bali, Beach Club Kini Ada di Atap Hotel Surabaya
Doa Hilangkan Pikiran Kotor, Lengkap Arab & Latin
Studi: Pekerja Salon & Jahit Berisiko Kanker Ovarium
4 Sayuran Ini Disarankan Dokter Jantung untuk Tekanan Darah Stabil
Prancis ke Semifinal, Kalahkan Maroko 2-0
Kelas Online Bisnis untuk Karyawan, Fokus Promosi Praktis
Cuaca Sumsel Cerah, Hujan Ringan Masih Mungkin
