Lampu Kurang di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Diperbaiki
Gambar atau konten salah?
Warga Tabanan mengeluhkan kurangnya lampu di area playground Lapangan Alit Saputra, yang terletak di kawasan Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan. Keluhan ini disebarkan lewat media sosial, menyoroti risiko keamanan ketika area tersebut digunakan pada sore hingga malam hari.
Kepala UPTD Taman Budaya, Ni Ketut Sri Astuti menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima masukan tersebut. Ia menjanjikan tindakan cepat bersama pengelola. Ia berkata: "Nanti kami koordinasikan bersama Desa Adat Kota Tabanan karena kami sudah kerja sama untuk pengelolaannya. Terima kasih juga masukan dari masyarakat dan segera kami atensi," pada 29 April 2026.
Di sisi lain, Bendesa Adat Kota Tabanan, I Made Suwardika mengonfirmasi bahwa ia juga sudah menerima laporan tentang minimnya lampu di playground tersebut. Ia menambahkan: "Sudah dihubungi oleh UPTD. Segera kami atensi nanti di cek ke lapangan termasuk berapa jumlah lampu penerangan yang dibutuhkan,".
Lapangan Alit Saputra, yang sering disebut Lapangan Dangin Carik, kini berada di bawah pengelolaan Desa Adat Kota Tabanan. Peralihan kewenangan ini didasarkan pada Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Desa Adat Kota Tabanan, yang ditandatangani pada 3 Juli 2025. Dokumen tersebut diberi nomor B.040.6.1/1135/TB/Disbud dan 065/DAKT/VII/2025, dan ditandatangani langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Bendesa Adat Kota Tabanan, I Made Suwardika.
Dengan koordinasi yang sudah dijanjikan, diharapkan lampu penerangan di lapangan dapat segera ditingkatkan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak dan masyarakat setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
