Lansia Gianyar Senam Pagi, Pemeriksaan Gratis di Balai Banjar
Gambar atau konten salah?
Gianyar, 19 Mei 2026, puluhan warga lansia memulai aktivitas di Balai Banjar Bonjaka Tegallalang dengan senam pagi dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan sosialisasi peningkatan kualitas hidup bagi lansia di daerah tersebut.
Program ini dijalankan oleh tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, yang dikenal dengan singkatan TP PKK. Ketua TP PKK Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, menegaskan peran program tersebut dalam mencapai tujuan kesehatan lansia.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari program Upaya Kesehatan Keluarga TP PKK Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan lansia yang sehat, kuat, tangguh dan berdaya di tengah masyarakat,” kata Ketua TP PKK Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra dalam keterangannya, 20 Mei 2026.
Adnyani menjelaskan bahwa senam lansia, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi kesehatan, serta pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis bagi para lansia yang hadir menjadi bagian dari kegiatan pemberdayaan. Selain itu, sosialisasi dan edukasi mengenai makanan sehat yang tidak keras, tidak asin, dan tidak berlemak juga disampaikan. Pakaian yang nyaman, rumah tinggal yang aman, serta akses layanan kesehatan rutin yang murah, mudah, dan terjangkau menjadi materi sosialisasi tambahan. Yang paling penting adalah aspek spiritual dan psikologis.
“Lansia membutuhkan ruang untuk berinteraksi, teman berbincang, teman beraktivitas hingga pendamping saat menjalani pengobatan,” kata Adnyani. Ia menekankan bahwa ruang sosial bagi lansia penting untuk menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan mereka.
Adnyani juga menyoroti bahwa jumlah penduduk lanjut usia setiap tahun di Gianyar merupakan indikator keberhasilan pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah dapat diakses dengan baik oleh masyarakat, sehingga angka harapan hidup terus meningkat.
Dengan semua aktivitas tersebut, diharapkan para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan mampu menjalani masa tua dengan bahagia serta produktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, tempat tinggal yang layak, pelayanan kesehatan, dukungan spiritual dan sosial juga dapat dijangkau para lansia.
“Kepedulian pemerintah, masyarakat terutama keluarga yang memiliki lansia merupakan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan sosial. Lansia harus tetap dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan berperan aktif secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan lansia, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial yang lebih kuat di kalangan generasi muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
