Lebaran 2026: Lebih dari 2 Juta Orang Masuk Keluar Bali

Wati N. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 123 dibaca
Bisik.id
Lebaran 2026: Lebih dari 2 Juta Orang Masuk Keluar Bali

Gambar atau konten salah?

Dinas Perhubungan (Dishub) Bali mencatat lebih dari dua juta orang keluar dan masuk Pulau Dewata selama periode libur Lebaran 2026. Angka ini dihitung dari tanggal 13 hingga 28 Maret 2026, mencakup semua moda transportasi, baik bandara maupun pelabuhan.

Menurut data resmi, 1.073.738 orang melakukan perjalanan masuk ke Bali selama Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelabuhan Gilimanuk menjadi gerbang utama, menampung 507 ribu orang. Sebaliknya, 1.240.991 orang meninggalkan Bali pada periode yang sama, dengan Gilimanuk juga menjadi pintu keluar tertinggi, menampung 677 ribu orang.

“Berdasarkan data, untuk Gilimanuk puncak arus balik di tanggal 29 Maret sebanyak 60.707 orang,” kata Kadishub Bali, I Kadek Mudarta, Senin (30 Maret 2026). Namun, Mudarta belum dapat menyampaikan rincian data pada tanggal 29 karena masih dalam tahap rekap. “Namun, arus balik sudah cukup tinggi sejak tanggal 23 Maret,” sambungnya.

Data pada 23 hingga 28 Maret menunjukkan lonjakan kedatangan, terutama di Pelabuhan Gilimanuk. Rata‑rata orang masuk berkisar antara 34‑53 ribu per hari. Mudarta melaporkan bahwa rata‑rata orang keluar dan masuk di setiap pintu masuk Bali per harinya tercatat sekitar 67 ribu orang masuk dan 77 ribu orang keluar. Kendaraan yang masuk melalui Gilimanuk maupun Padangbai tercatat sekitar 9 ribu kendaraan, sedangkan kendaraan keluar sekitar 13 ribu.

“Posko (buka) sampai tanggal 29, tetapi datanya masih direkap,” terang Mudarta.

Di sisi lain, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo melaporkan pergerakan penumpang arus mudik dan balik Lebaran 2026 sebanyak 44.519 orang pada periode 13‑29 Maret 2026. Angka ini turun 3% dibandingkan periode yang sama pada 2025, yaitu 45.815 orang. “Betul, menurun,” kata Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, Senin (30 Maret 2026).

Meski penumpang menurun, jumlah pergerakan pesawat meningkat. Pada 2026, terdapat 449 pergerakan pesawat, naik 25% dibandingkan 358 pergerakan pada 2025. “Naik 25 persen,” ujar Marwa.

Lonjakan penumpang datang pada arus mudik terjadi pada 18 Maret sebanyak 1.655 orang, sementara penumpang datang pada arus balik pada 29 Maret sebanyak 1.684 orang. Lonjakan penumpang berangkat pada arus mudik terjadi pada 15 Maret sebanyak 1.373 orang, dan penumpang berangkat pada arus balik pada 29 Maret sebanyak 1.808 orang.

PT Pelni Cabang Labuan Bajo melayani 9.521 penumpang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Penumpang naik lebih banyak daripada turun di pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. “Penumpang naik 5.294 orang dan penumpang turun 4.227,” kata Kepala PT Pelni Cabang Labuan Bajo, Fanny Puspita, Senin (30 Maret 2026).

Ketiga kapal Pelni yang digunakan untuk angkutan Lebaran 2026 di Labuan Bajo adalah KM Binaiya, KM Tilongkabila, dan KM Wilis. KM Tilongkabila mengangkut penumpang paling banyak, yakni 5.045 penumpang, terdiri dari 2.752 penumpang naik dan 2.293 penumpang turun. Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu, ketika total penumpang mencapai 7.904 orang, terdiri dari 4.065 penumpang naik dan 3.839 penumpang turun.

Untuk memudahkan perjalanan, penumpang arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang menggunakan kapal Pelni diberikan diskon 30% pada harga tiket kelas ekonomi. Diskon ini berlaku pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026 di seluruh trayek kapal penumpang Pelni. Diskon tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.

Data ini menunjukkan pola pergerakan penduduk pulau dan daerah sekitarnya selama libur Lebaran. Peningkatan arus masuk dan keluar di pelabuhan serta bandara menandai kebutuhan infrastruktur transportasi yang terus berkembang. Diskon tiket dan peningkatan layanan kapal juga mencerminkan upaya pemerintah dan operator swasta untuk mempermudah mobilitas masyarakat selama periode penting ini.

GilimanukLebaranBaliBandara KomodoPelabuhanKapal PelniDiskon

Komentar

Memuat komentar...