Malaysia Tetap Jaga Harga BBM Terendah di Asia Tenggara
Gambar atau konten salah?
Malaysia masih menahan harga bahan bakar, meski situasi krisis BBM melanda banyak negara. RON 95 atau setara Pertamax Green 95 tetap dijual di bawah 1.99 ringgit per liter, setara Rp 8.500 per liter.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengaku telah bertemu sejumlah pemimpin negara untuk membahas krisis BBM yang terjadi di mana‑mana. Ia menyimpulkan situasinya akan memburuk dalam waktu dekat.
“Kita harus menerima kenyataan, bahwa keadaan tidak seperti biasanya, kalau keadaan itu mencemaskan, maka kita juga mesti bertindak sesuai dengan tuntutan masa. Kita mesti ikut rancangan kita,” ujar Anwar Ibrahim, dikutip dari akun Instagram resminya, Sabtu, 04 April 2024.
Ia menambahkan bahwa Malaysia dapat menahan harga RON 95 di 1.99 ringgit dan menegaskan bahwa hal itu mengejutkan mengingat biaya dan harga minyak dunia, di mana orang berebut membelinya, kemudian ada penjatahan, “itu seperti penindasan.”
Menurut laman Malaysia Today, harga BBM RON 95 bersubsidi di Malaysia memang tak mengalami kenaikan, yakni masih 1.99 ringgit per liter. Sementara BBM RON 97 justru mengalami penurunan dari yang semula 5.15 ringgit (Rp 21.700) per liter menjadi 4.95 ringgit (Rp 20.800) per liter.
Meski demikian, harga solar mengalami kenaikan 0,5 ringgit atau sekira Rp 2.000 per liter untuk bagian barat Malaysia. Namun, dibandingkan negara‑negara lain di Asia Tenggara, harga BBM terendah di Malaysia masih yang paling murah.
“Perancangan Petronas dapat membantu kita karena menyediakan minyak atau gas yang mencukupi sekurang‑kurangnya hingga bulan Mei dan ini sangat membantu rakyat dan negara,” kata Anwar Ibrahim.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menstabilkan pasokan energi nasional dan mencegah lonjakan harga yang dapat menekan daya beli masyarakat.
Secara keseluruhan, Malaysia tetap menahan harga BBM meski tekanan global, menandakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memberi ruang bagi masyarakat menghadapi krisis energi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
