Martin Dihukum 3 Grid karena Gangguan di Jerez MotoGP
Gambar atau konten salah?
Martin harus menanggung penalti tiga grid setelah mengganggu laju Alex Marquez di sesi latihan MotoGP Spanyol.
Insiden terjadi pada 24 April 2026 di akhir sesi practice di Sirkuit Jerez. Pada saat itu, Jorge Martin berada tepat di depan Alex Marquez, dan pergerakannya dianggap lambat di lintasan, sehingga mengganggu pembalap lain di #73 pada Tikungan 3-4. "FIM MotoGP Steward telah menjatuhkan penalti tiga grid kepada Jorge Martin (Aprilia Racing), yang harus dijalaninya di GP Spanyol. Penalti tersebut diberikan karena melaju lambat di lintasan, serta mengganggu pembalap lain #73 di Tikungan 3-4," bunyi pernyataan resmi MotoGP.
Insiden ini tidak memengaruhi hasil kualifikasi. Martin tetap memulai sprint race pada 25 April 2026 sesuai posisi kualifikasi. Hukuman hanya berlaku untuk balapan utama pada 26 April 2026.
Di klasemen sementara MotoGP 2026, Martin menempati posisi kedua dengan 77 poin setelah tiga seri. Ia terpaut empat poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Hingga kini, Martin telah finis runner‑up dua kali di balapan utama dan memenangkan satu sprint race.
Alex Marquez belum menembus podium musim ini. Ia mengumpulkan 28 poin dan berada di posisi delapan klasemen sementara.
Dengan penalti ini, Martin tetap berada di posisi terdekat dengan pemimpin klasemen, meskipun harus menyesuaikan strategi di balapan utama. Penyesuaian ini dapat memengaruhi peluangnya untuk menutup jarak poin dengan para pesaing di akhir musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
