Masjid Ar‑Rahmah Terpilih Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo
Gambar atau konten salah?
Di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Masjid Ar‑Rahmah menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya. Takmir masjid, Mualim, mengaku terkejut sekaligus bangga saat mendapat kabar tersebut.
“Secara pribadi saya juga terkejut ya. Terus saya sampaikan kepada seluruh jemaah. Ini luar biasa,” kata Mualim, yang sekaligus memimpin panitia kurban. Ia menambahkan bahwa sapi berukuran hampir 900 kilogram baru tiba di masjid pada 27 Mei 2026 sore.
Di lokasi, sapi jumbo itu tiba sekitar pukul 14.37 Wita. Pihak panitia menurunkan hewan tersebut dengan hati‑hati dari mobil pikap sebelum mengikatnya pada tiang yang sudah disiapkan. Sejumlah warga tampak antusias menyaksikan proses kedatangan sapi kurban tersebut.
Mualim menjelaskan bahwa Masjid Ar‑Rahmah menjadi salah satu penerima bantuan sapi kurban Presiden di Bali. Menurutnya, bantuan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi jemaah dan masyarakat sekitar karena baru pertama kali diterima oleh masjid tersebut.
“Karena ini kan se‑Kabupaten Buleleng, masjid kami terpilih menjadi salah satu penerima bantuan kurban Presiden. Luar biasa bagi kami,” ujarnya. Rencananya, proses penyembelihan sapi kurban akan dilakukan pada 28 Mei 2026. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada jemaah Masjid Ar‑Rahmah dan masyarakat muslim Desa Tegallinggah.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, I Made Suparma, menjelaskan bahwa bantuan sapi kurban tersebut bermula dari surat Sekretariat Presiden yang diterima sekitar dua bulan lalu. Setelah menerima surat tersebut, Pemkab Buleleng melakukan pencarian sapi yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Dari hasil penelusuran, ditemukan sapi milik peternak Ketut Sukata di wilayah Petandakan yang dinilai layak menjadi sapi kurban bantuan Presiden.
“Awalnya ditaksir sekitar 902 kilogram melalui pengukuran manual. Setelah ditimbang digital oleh BPTU dan provinsi, beratnya sekitar 868 kilogram. Tapi sekarang kemungkinan sudah bertambah lagi,” kata Suparma. Ia menambahkan, sapi tersebut mendapat perawatan khusus sebelum dikirim ke lokasi. Pemeriksaan kesehatan rutin hingga pemberian vitamin dilakukan oleh dokter hewan untuk memastikan kondisi sapi tetap prima.
Perawatan dan pengawasan kesehatan terus dilakukan sampai akhirnya ditetapkan sebagai sapi kurban bantuan Presiden untuk Buleleng. Kegiatan ini menandai momen penting bagi komunitas Muslim di wilayah tersebut, memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas dalam tradisi kurban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
