Ngecas HP di Mobil Bikin Aki Soak? Ini Jawabannya
Gambar atau konten salah?
Banyak orang khawatir mengisi daya ponsel di mobil dapat merusak aki kendaraan. Pengisian daya ini bisa dilakukan melalui colokan pemantik api atau langsung dari port USB. Sumber listriknya tentu berasal dari aki mobil.
Kepala Bengkel Auto2000 Radio Dalam, Wahono, menyatakan bahwa kekhawatiran tersebut tidak benar. Terutama jika pengisian daya dilakukan saat mesin mobil sedang menyala.
Wahono menjelaskan ada beberapa faktor utama yang benar-benar bisa menyebabkan aki mobil menjadi 'soak' atau tekor:
- Sering menyalakan mesin dalam waktu singkat, khususnya pada mobil yang jarang digunakan. Hal ini sering terasa ketika mobil sulit distarter setelah lama tidak dipakai.
- Penambahan aksesori tambahan pada mobil. Jika aksesori ini tetap menyala padahal mesin mobil mati, energi aki akan terkuras lebih besar. Aki standar dirancang untuk kebutuhan listrik normal.
- Kondisi aki itu sendiri yang sudah bermasalah. Ini terjadi jika sistem pengisian listrik di mobil tidak normal atau di bawah standar. Akibatnya, arus listrik yang keluar lebih besar daripada yang masuk, menyebabkan tegangan aki turun.
Wahono menambahkan, jika aki sudah benar-benar soak, sebaiknya langsung diganti. Servis aki tidak disarankan karena biasanya sel di dalamnya sudah mengalami korsleting.
Penggunaan daya aki saat mesin mati, seperti menyalakan sistem audio atau lampu, adalah contoh nyata pengurasan energi aki.
Ringkasan:
Mengisi daya ponsel di mobil saat mesin hidup umumnya tidak merusak aki. Kerusakan aki lebih disebabkan oleh seringnya menyalakan mesin sebentar-sebentar, penggunaan aksesori berlebihan saat mesin mati, atau masalah pada sistem pengisian daya mobil itu sendiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
