Pemerintah Badung Potong Kabel 1,7 km di Jalan Raya Darmasaba
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Badung menertibkan kabel utilitas yang semrawut di Jalan Raya Darmasaba, Kecamatan Abiansemal. Tim utilitas terpadu memotong jaringan telekomunikasi sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer yang sudah dipasang di bawah trotoar dan kini sudah dimanfaatkan.
Menurut Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, “Kami tertibkan di Darmasaba dengan panjang kurang lebih 1,7 kilometer (km) karena kami sudah bangun jaringan utilitas di bawah trotoar dan itu sudah dimanfaatkan.”
Ia menjelaskan bahwa di kanan kiri jalan sudah ada fasilitas utilitas yang sudah digunakan oleh provider. Jaringan yang ditertibkan sudah tidak terpakai karena jaringan aktif sudah dipasang di bawah tanah.
Penertiban dilakukan bersama petugas Dinas PUPR, DLHK, dan pihak provider, dengan pengamanan personel Satpol PP. Teddy menegaskan bahwa proses ini juga mendapat pendampingan Kejari Badung.
Sebelum memotong kabel, Dinas PUPR Badung meminta provider memindahkan kabel ke fasilitas bawah tanah. “Pemotongan kabel ini sudah kami sampaikan kepada provider. Mereka sudah bergerak, sudah diturunkan perlahan,” ujar Teddy.
Menurut instruksi Bupati Badung, pemotongan kabel akan dilakukan dua kali sebulan. PUPR Badung telah menentukan titik penertiban sambil menunggu seluruh jaringan aktif dipindahkan ke bawah trotoar.
Setelah wilayah Darmasaba, tim gabungan dijadwalkan menyasar kawasan wisata Seminyak, Kuta. Penertiban lanjutan direncanakan berlangsung pada pertengahan April 2025.
Penertiban ini bertujuan mengurangi risiko kerusakan dan meningkatkan keamanan jalan bagi warga dan pengunjung. Dengan langkah ini, Badung berharap infrastruktur jalan menjadi lebih teratur dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
