Pemerintah Klungkung Relokasi 12 KK di Pantai Monggalan
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Klungkung memutuskan untuk memindahkan warga pesisir di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, karena rumah mereka rusak parah akibat abrasi. Rapat ini diadakan pada 10 April 2026 dan dipimpin oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra.
Surya menegaskan bahwa kondisi pantai sudah sangat parah. Ia menyatakan, "Kondisi di Pantai Monggalan sudah sangat parah akibat abrasi. Kami mengambil langkah cepat untuk melokalisasi warga ke tempat yang lebih aman dan nyaman, agar mereka segera memiliki hunian yang layak,". Menurutnya, prioritas utama pemerintah adalah memastikan keselamatan warga dan menyediakan tempat tinggal yang layak.
Perbekel Desa Kusamba, Nengah Semadi Adnyana, menginformasikan bahwa ada 12 kepala keluarga (KK) di wilayah Monggalan yang terdampak langsung oleh abrasi. Dari jumlah tersebut, 7 KK tidak memiliki lahan pribadi untuk menerima bantuan bedah rumah.
Semadi menjelaskan bahwa keluarga-keluarga tersebut akan diprioritaskan untuk segera menempati Rumah Deret Santhi Rahayu di Desa Sulang. Ia menambahkan bahwa Pemdes Kusamba berharap relokasi warga dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu mengingat cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah pesisir."
Keputusan ini diambil di tengah ancaman cuaca ekstrem yang terus mengintai pesisir. Relokasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut dan memberikan keamanan bagi warga yang terkena dampak abrasi. Dengan langkah cepat, pemerintah berharap warga dapat segera beradaptasi di tempat baru yang lebih aman dan nyaman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
