Pencarian I Ketut Sadra Berakhir, 72 Tahun Tidak Ditemukan
Gambar atau konten salah?
I Ketut Sadra, seorang pria lansia asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, belum ditemukan setelah dilaporkan hilang pada 31 Mei 2026. Kakek berusia 72 tahun itu belum ditemukan, meski sudah dilacak sejak akhir pekan.
Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengumumkan bahwa pencarian dihentikan pada 08 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa petugas gabungan berbagai instansi telah menelusuri keberadaan Sadra selama delapan hari. “Hingga hari kedelapan pencarian, hasilnya nihil. Korban masih belum ditemukan meskipun tim gabungan telah menyisir ladang di wilayah luar banjar,” ungkap Budiawan saat dikonfirmasi pada 10 Juni 2026.
Tim yang terlibat terdiri dari SAR Polda Bali, Satpolairud Polres Tabanan, BPBD Tabanan, Babinsa Desa Beraban, petugas Polsek Kediri, dan warga setempat. Pencarian dimulai di Pura Tanggu, menyisir kebun dan ladang, lalu melanjutkan ke Pura Dalem Lebah di lingkungan Banjar Batugaing Kelod. Anjing pelacak juga dipakai, namun belum menemukan jejak.
“Untuk saat ini pencarian dihentikan sembari menunggu perkembangan lebih lanjut,” tegas Budiawan. Ia menegaskan bahwa semua upaya telah dilakukan, termasuk menyisir wilayah luar banjar.
Pria lansia tersebut sempat pamit ke keluarganya untuk menengok hewan ternak di belakang rumahnya. Pada 31 Mei 2026, ia dilaporkan hilang. Kakek berusia 71 tahun itu sempat pamit ke keluarganya untuk menengok hewan ternak di belakang rumahnya, Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.
Pencarian yang melibatkan banyak pihak belum membuahkan hasil. Keputusan menghentikan pencarian menandai akhir sementara upaya menemukan I Ketut Sadra, yang masih menjadi perhatian masyarakat setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
