Penyu Lekang Mati di Pantai Jembrana, Diperkirakan Dibubur
Gambar atau konten salah?
Jembrana – Seekor penyu jenis lekang ditemukan di pantai Yehembang, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Bangkai satwa yang dilindungi sudah mulai membusuk, sehingga petugas gabungan memutuskan untuk menguburnya demi mencegah pencemaran lingkungan.
Penemuan pertama dilaporkan pada Selasa, 02 Juni 2026, pagi sekitar pukul 08:34 Wita. Anggota Polri I Kadek Agus Adiguna (34) mendapat informasi dari warga pesisir tentang penyu mati yang terdampar sejak Senin, 01 Juni 2026, malam pukul 23:00 Wita.
“Mendapati informasi tersebut, pelapor segera melakukan pengecekan ke lokasi dan ternyata benar. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Piket UKL Polsek Mendoyo,” ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, saat dikonfirmasi.
Setelah menerima laporan, personel Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Mendoyo langsung menuju lokasi. Petugas menemukan bangkai penyu berukuran cukup besar di bibir pantai.
“Penyu jenis lekang tersebut memiliki panjang 88 sentimeter dan lebar 62 sentimeter. Anggota tidak menemukan adanya luka fisik pada tubuh penyu, namun kondisinya sudah mulai mengeluarkan bau busuk,” kata Sartika.
Polsek Mendoyo kemudian mengkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar (BPKD) untuk menentukan penanganan sesuai prosedur. Dari hasil koordinasi, disepakati untuk segera melakukan penguburan guna mencegah pencemaran lingkungan.
Proses penguburan dilakukan di sekitar lokasi penemuan sekitar pukul 10:30 Wita.
Penanganan ini menunjukkan langkah cepat dan koordinasi lintas lembaga untuk melindungi ekosistem laut di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
