Peternak 25 Tahun, Sapi 600 KG Dibeli Presiden, Dorong
Gambar atau konten salah?
I Nyoman Budi Arsa, seorang peternak generasi Z berusia 25 tahun, berasal dari Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali. Ia merasa bangga ketika sapi peliharaannya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto. Sapi tersebut, yang lahir pada tahun 2001, memiliki berat sekitar 600 kilogram dan dibeli dengan harga Rp 60 juta.
Di kandang sapinya pada Senin sore, 18 Mei 2026, Arsa mengungkapkan kebanggaannya. Ia sudah dua kali memelihara sapi berukuran besar, namun kali ini ia merasa lebih istimewa karena sapi itu menjadi hewan kurban bantuan presiden.
"Saya sudah dua kali beli sapi besar-besar. Ini kebanggaan saya memelihara sapi besar. Apalagi kali ini dibeli oleh Bapak Presiden," kata Arsa.
Arsa memulai peternakan sejak masih duduk di bangku kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan. Di Klungkung, ia menyadari bahwa petani muda sangat jarang. Dari teman sebanyanya di kelas XI, ia mengetahui bahwa 70 persen sudah keluar daerah untuk bekerja di bidang pariwisata. Karena itu, ia berharap momen ini dapat menjadi dorongan bagi pemuda lain untuk mencoba beternak.
"Semoga pemerintah juga semakin mendorong para petani dan peternak muda. Khususnya di kalangan generasi Z," tuturnya.
Pengalaman pertama Arsa dimulai ketika ia membeli bibit sapi seharga Rp 13 juta. Setelah 10 bulan, sapi tersebut terjual seharga Rp 23 juta, menjanjikan keuntungan yang cukup. Ia menggunakan untung tersebut untuk membeli bibit baru, dan pola ini terus berlanjut.
"Dari sana untungnya saya pakai beli bibit lagi dan sampai sekarang terus begitu," jelasnya.
Sapi yang kini dibeli oleh Presiden akan diserahkan kepada pengurus Masjid Hasanudin di Kelurahan Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung. Dokter hewan Puskeswan Klungkung, drh AA Gde Darma Putra, menjelaskan proses pemilihan sapi tersebut.
"Jadi syaratnya selain kesehatannya, juga ditentukan di sana sapi tersebut merupakan sapi paling besar yang ada di daerah. Setelah kami turun periksa, sapi inilah yang memenuhi syarat. Nantinya sapi ini akan dibawa H-1 hari raya Idul Adha ke tempat pemotongan hewan," jelas Agung.
Idul Adha, hari raya umat Islam yang menandai pengorbanan, biasanya melibatkan penyembelihan hewan kurban. Sapi Arsa, sebagai hewan kurban bantuan presiden, akan menjadi bagian penting dari tradisi tersebut. Keputusan ini menyoroti peran peternak muda dalam menjaga tradisi dan memberi contoh bagi generasi berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
