Pindad Maung Menjemput Presiden di KTT ASEAN Filipina

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 75 dibaca
Bisik.id
Pindad Maung Menjemput Presiden di KTT ASEAN Filipina

Gambar atau konten salah?

Pindad Maung berkelir putih menjemput Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat ia tiba di Filipina untuk menghadiri KTT Ke-48 ASEAN. Mobil ini menjadi kendaraan resmi yang dipilih untuk perjalanan presiden.

Menurut akun resmi @sekretariat.kabinet, ini adalah pertama kalinya Maung dipakai di kunjungan luar negeri. “Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional,” tulis akun tersebut. “Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, para pemimpin negara anggota ASEAN disuguhkan mobil mewah antipeluru. Untuk KTT di Filipina tahun ini, BMW menyediakan 25 unit BMW 760i Protection sebagai kendaraan pengamanan.

Produksi Maung sudah melampaui 3.200 unit, dan mobil ini telah beroperasi di berbagai misi dan kebutuhan dalam negeri. Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. “Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” tambah akun sekretariat kabinet.

Mobil yang dipakai Presiden Prabowo adalah model MV3 Garuda Limousine, varian pengembangan terbaru dari seri MV3. Desainnya mengikuti arahan Presiden Prabowo, mencerminkan karakter bangsa. Dimensi kendaraan adalah panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter. Bobotnya 2,95 ton, namun tetap dirancang nyaman bagi kepala negara.

MV3 Garuda Limousine ditenagai mesin 199 tenaga kuda, dilengkapi transmisi otomatis delapan percepatan. Kecepatan maksimalnya sekitar 100 km/jam, cukup untuk perjalanan presiden. Keamanan menjadi prioritas utama: bodi menggunakan armor komposit yang menahan tembakan kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca mobil standar antipeluru level B5/B6, sedangkan ban 21 inci tipe Run Flat Tyre (RFT) memastikan kendaraan tetap melaju meski bocor.

Dengan hadirnya Pindad Maung di KTT ASEAN, Indonesia menegaskan komitmen pada industri pertahanan nasional dan menunjukkan bahwa mobil ini bukan sekadar kendaraan, melainkan perwujudan kebanggaan dan kemandirian bangsa di panggung internasional.

Pindad MaungPrabowo SubiantoKTT ASEANBMW 760i Protectionindustri pertahanan nasionalmobil antipeluruMV3 Garuda Limousine

Komentar

Memuat komentar...